Muhammad Yunus
Jum'at, 17 April 2026 | 12:46 WIB
Petugas mengevakuasi jenazah korban kebakaran rumah di Jalan Rambutan Timur VI, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (17/4/2026) [Suara.com/ANTARA]
Baca 10 detik
  • Kebakaran rumah yang menewaskan satu keluarga terjadi di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Jumat dini hari, 17 April.
  • Penyelidikan awal menduga api berasal dari korsleting listrik di tiang depan rumah yang kemudian merambat ke dalam.
  • Tim Puslabfor akan melakukan pemeriksaan saintifik untuk memastikan keterkaitan sepeda listrik yang sedang diisi daya saat kejadian.

SuaraBekaci.id - Kepolisian mengungkapkan berdasarkan keterangan petugas pemadam, terdapat sepeda listrik yang tengah diisi daya di dalam rumah korban.

Terkait peristiwa kebakaran yang menewaskan satu keluarga di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat dini hari (17/4).

"Informasi yang kami dapat dari petugas, itu di dalam (rumah), itu ada sepeda listrik yang sedang di-charge," kata Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan saat dihubungi di Jakarta.

Meski demikian, polisi belum dapat memastikan hubungan antara sepeda listrik yang tengah diisi daya itu dengan kebakaran tragis tersebut.

Oleh karena itu, kata Alex, Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) akan segera mendatangi lokasi kebakaran untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Nah, untuk memastikan itu, kita sudah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara), sudah dipasang police line. Sore, petugas dari Labfor dari Bogor akan menuju ke Grogol Petamburan, Tanjung Duren, untuk melakukan penyelidikan secara saintifik," tutur Alex.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan saksi, polisi mengatakan kebakaran yang menewaskan satu keluarga di Grogol Petamburan itu berawal dari percikan serta ledakan kabel listrik di luar rumah korban.

"Saksi mendengar bahwasannya adanya percikan yang seperti ledakan. Waktu ketika (saksi) keluar dari rumah, kabel listriknya meledak. Dia melihat kabel listriknya meledak, terus segera menghubungi pihak berwajib," ujar Alex.

Saat petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, sambung dia, api sudah merambat ke dalam rumah.

Baca Juga: Kebakaran SPBE Cimuning Telan 14 Korban, Pemkot Bekasi Tanggung Seluruh Biaya Perawatan

"Iya, sudah merambat ke rumah," ungkap Alex.

Sementara itu, Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Abdul Syukur menyebutkan kebakaran itu diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di tiang listrik di depan rumah korban.

Api kemudian dengan cepat masuk ke dalam rumah ketika korban tengah tertidur.

"Yang terbakar rumah tinggal. Api diduga dari korsleting listrik di tiang listrik dan langsung masuk ke rumah," ujar Abdul.

Pihak pemadam mengaku kesulitan memadamkan api karena kondisi rumah korban yang digembok dari dalam dan dipasangi teralis besi.

"Kesulitannya, karena rumah itu digembok. Kita jebol paksa akhirnya untuk masuk ke rumah tersebut," terang Abdul.

Load More