- MUI melalui KH Miftahul Huda menjelaskan amalan sunnah sebelum dan sesudah salat Idulfitri berdasarkan hadis.
- Amalan sunnah meliputi mandi, berhias, makan secukupnya sebelum salat, dan memperbanyak takbir.
- Disunnahkan pula mengambil rute berbeda saat berangkat dan pulang salat untuk mempererat silaturahim.
SuaraBekaci.id - Hari Raya Idulfitri adalah momen penuh kegembiraan dan keberkahan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Selain menjadi hari kemenangan, Idulfitri juga menjadi kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Mengutip dari MUI, Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Miftahul Huda, menjelaskan bahwa pada Hari Raya Idulfitri terdapat sejumlah amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan oleh umat Islam.
Ia merujuk pada hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa terdapat beberapa amalan sunnah yang bisa dikerjakan sebelum dan sesudah melaksanakan shalat Idulfitri. Berikut adalah amalan-amalan tersebut:
1. Mandi, Berhias, dan Menggunakan Pakaian Terbaik
Sebelum berangkat ke tempat salat, disunnahkan untuk mandi dan mengenakan pakaian terbaik yang dimiliki. Berhias dalam batas kewajaran menjadi bentuk penghormatan terhadap hari raya.
Namun, penting untuk tetap menjaga kesederhanaan, tidak berlebihan, dan memastikan pakaian menutup aurat sesuai dengan syariat Islam.
2. Makan dan Minum Secukupnya Sebelum Salat
Berbeda dengan Idul Adha, pada hari Idul Fitri disunnahkan untuk makan terlebih dahulu sebelum melaksanakan shalat.
Baca Juga: 10 Pelanggaran Berat Anwar Sanjaya yang Dinilai Nodai Kesucian Ramadan
Hal ini sebagai tanda bahwa umat Islam tidak lagi berpuasa dan telah menyambut hari kemenangan. Nabi SAW sendiri dikisahkan memakan beberapa butir kurma sebelum pergi salat.
Meski demikian, hendaknya makan dan minum dilakukan dengan secukupnya dan tidak berlebihan.
3. Memperbanyak Bacaan Takbir
Takbir merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan sejak malam Idul Fitri hingga pelaksanaan salat.
Umat Islam dianjurkan untuk menggemakan takbir sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT atas nikmat dan karunia yang telah diberikan, terutama nikmat menyelesaikan ibadah Ramadhan.
4. Mengambil Rute Berbeda Saat Berangkat dan Pulang dari Tempat Salat
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK