- Kodam III/Siliwangi menelusuri dugaan 23 anggota TNI hilang dalam peristiwa tanah longsor di Kabupaten Bandung Barat.
- Hingga Sabtu (24/1), Kodam III/Siliwangi masih menunggu konfirmasi resmi mengenai keberadaan anggota TNI yang dilaporkan hilang.
- Proses pencarian korban terhambat faktor cuaca buruk, aliran air kuat, dan pergerakan material longsor di lokasi.
SuaraBekaci.id - Kodam III/Siliwangi menelusuri informasi terkait dugaan adanya 23 anggota TNI yang ikut hilang.
Dalam peristiwa tanah longsor di Kampung Pasir Kuning RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi Kolonel Inf Mahmuddin mengatakan hingga kini pihaknya belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut dan masih melakukan konfirmasi di lapangan.
“Terkait kemungkinan adanya anggota kami yang belum diketahui keberadaannya, kami masih menunggu perkembangan lebih lanjut dan akan segera kami pastikan kembali,” kata Mahmuddin di Bandung Barat, Sabtu (24/1).
Mahmuddin menegaskan proses pencarian seluruh korban tetap dilakukan meski menghadapi kendala cuaca dan kondisi medan.
“Kami akan terus melakukan pencarian. Namun saat ini hujan masih turun disertai angin, aliran air masih kuat, dan material longsor masih bergerak, sehingga alat berat belum bisa kami turunkan ke lokasi,” katanya.
Ia menambahkan jarak antara titik longsor di bagian atas hingga area bawah mencapai sekitar dua kilometer, sehingga menyulitkan proses evakuasi.
Sementara itu, para korban yang berhasil selamat telah dievakuasi dan ditempatkan di Kantor Desa Pasirlangu.
Aparat gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, BPBD, serta relawan masih bersiaga di lokasi sambil menunggu kondisi cuaca membaik.
Baca Juga: 82 Warga Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung Barat
Berdasarkan data sementara hingga pukul 16.00 WIB, longsor tersebut mengakibatkan delapan orang meninggal dunia, 23 orang ditemukan selamat, dan sekitar 83 warga masih dalam pencarian.
Total warga terdampak tercatat antara 114 hingga 123 orang, dengan 37 kepala keluarga serta sekitar 20 rumah tertimbun material longsor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Terima Suap Rp11,4 Miliar, Hak Politik Ade Kuswara Kunang Dicabut 10 Tahun
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Mengawal Ekonomi Masyarakat
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei