SuaraBekaci.id - Dalam dunia bisnis yang serba cepat, setiap detik dan rupiah yang bisa dihemat memiliki nilai besar.
Bagi Suntoro, pengusaha dealer motor berpengalaman 25 tahun, transformasi besar dalam bisnisnya datang lewat sebuah langkah strategis: beralih ke Toyota Hilux Rangga pada tahun 2024.
Sebelumnya, distribusi motor dari pelabuhan hingga ke berbagai kota di Indonesia kerap terhambat.
Kendaraan niaga lama yang ia gunakan menjadi penghambat utama, kapasitas muat terbatas, mesin kurang bertenaga di tanjakan, serta transmisi manual yang membuat pengemudi cepat lelah.
“Hal ini membuat proses kerja menjadi lebih lama dan kurang efisien,” ungkapnya.
Namun, segalanya berubah hanya dalam lima bulan setelah penggunaan Hilux Rangga. Produktivitas melonjak signifikan.
“Pengambilan motor dari pelabuhan hingga pengiriman ke Makassar, Jawa Tengah, dan Wonosobo menjadi jauh lebih cepat dan efisien,” ujar Suntoro.
Optimalisasi Muatan, Efisiensi Waktu
Salah satu faktor utama peningkatan kinerja adalah kemampuan Hilux Rangga mengangkut dua sepeda motor sekaligus.
Baca Juga: BRI Catat SDGs-Linked Revenue dari Sektor Pertanian dan Digitalisasi
Hal ini otomatis mengurangi frekuensi perjalanan, yang berarti penghematan besar dalam biaya bahan bakar dan waktu tempuh.
“Satu kali jalan, bisa langsung mengantar dua unit. Dulu harus bolak-balik,” katanya.
Kenyamanan Pengemudi Jadi Kunci
Tak hanya efisiensi logistik, Hilux Rangga juga membawa revolusi pada produktivitas pengemudi. Berkat mesin diesel bertenaga dan transmisi otomatis, rasa lelah akibat macet atau perjalanan jauh dapat ditekan.
“Transmisi otomatis ini salah satu fitur yang paling disukai. Pengemudi jadi lebih fokus dan segar saat sampai tujuan,” jelas Suntoro.
Citra Bisnis Meningkat
Berita Terkait
-
BRI Catat SDGs-Linked Revenue dari Sektor Pertanian dan Digitalisasi
-
PLN Bersinar, Darmawan Prasodjo Sabet Gelar CEO of The Year 2024 Lagi
-
Dapatkan Promo Dapat 1.000 Lembar Saham BBKP Cuma-cuma dari KB Bank, Ini Caranya
-
KB Bank Dukung Festival Literasi dan Olahraga di Desa Muktiwari dalam Peringatan HUT RI ke-79
-
Kondisi Likuiditas Memadai, BRI Optimistis Arungi Tahun 2024
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
BRI: Tata Kelola Perusahaan yang Kuat Jadi Prasyarat Utama Menjaga Keberlanjutan Bisnis
-
Kabupaten Bekasi Diserbu Sampah Liar
-
BRI Peduli Bekali 60 Purna PMI di Cirebon dengan Pelatihan dan Pendampingan Usaha
-
Kaca Mobil Adinda Cresheilla Hancur Dilempar Batu, Polisi Buru Pelaku
-
Kedok Warung Kopi di Bekasi Terbongkar, Ternyata Jadi Sarang Peredaran Obat Keras