SuaraBekaci.id - Nasib nahas dialami seorang pemuda dengan inisial R (28) di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. R tewas mengenaskan setelah dikeroyok massa pada Selasa (19/12).
Korban dikeroyok oleh massa setelah ia diteriaki jambret. R diteriaki jambret setelah diduga tidak membayar saat berkencan dengan seorang wanita open booking di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
Korban tewas setelah dianiaya sejumlah orang di Kampung Kampung Panjalin Kawasan Jababeka , Desa Pasir Sari Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi.
Dari video yang diunggah akun Instagram @jurnalperistiwa_official, terlihta rekaman CCTV saat korban tunggang langgang menghindari sejumlah orang yang mengejarnya.
Terlihat di CCTV sejumlah orang berlari mengejar korban. Di video itu kemudian terlihat R sudah tak bernyawa berlumuran darah di jalanan.
Sementara itu, kakak korban, Syukur mengatakan bahwa ia mengetahui adiknya tewas setelah dihakimi massa karena diteriaki jambret.
Syukur meminta keadilan kepada pihak kepolisian atas kasus ini diusut tuntas karena beredar video tentang kakaknya dengan narasi 'gara-gara open BO gak bayar'
"Adik saya memang pernah menggunakan jasa prostitusi online. Tapi, saat itu dia membayar," kata Syukur seperti dilihat dari postingan akun @info_cikarang_karawang.
Sementara itu, Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Agus Dwi Hermawan, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini.
"Kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi," kata Rudi.
Berita Terkait
-
Kelakar Cak Imin Soal Isi Dompet Warga Bekasi Dianggap Bentuk Keberpihakan, PKB: Jauh dari Niat Menghina
-
Saat Gibran 'Digendong' Kaesang di Bekasi, Sekjen PSI: InsyaAllah Masyarakat Paham
-
Kondisi Rumah Firli Bahuri di Malam Jumat Pasca Mundur sebagai Ketua KPK: Bakal Dijemput Polisi?
-
Pitung Buka Suara Viral Pasutri Korban Kecelakaan Tak Bisa Gunakan Ambulance Puskesmas Muaragembong
-
5 Fakta Penemuan Sumber Migas di Tambelang Bekasi, Nomor 3 Bikin Geleng-geleng
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Disorot Mendagri Akibat Belanja Pegawai Rp3,5 Triliun, Ini Solusi DPRD Kabupaten Bekasi
-
Dituduh Terlibat Korupsi Makan Bergizi Gratis Ponpes, Kapolres Metro Bekasi Buka Suara
-
Debt Collector Intimidasi Warga di Bekasi, Anggota DPR: Tangkap dan Usut Tuntas!
-
Wajah Baru Stadion Wibawa Mukti: Renovasi Rp40 Miliar Rampung 70 Persen, Ini Bocoran Fasilitasnya!
-
Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi Total, Zulhas : Satu Bulan