SuaraBekaci.id - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pada awal pekan ini sempat ungkap kelakar soal ketimpangan yang terjadi di Bekasi. Menurut Cak Imin, banyak mal di Bekasi, sayangnya isi dompet warganya justru meringis.
Terkait kelakar dari Cak Imin itu, Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Adi Rochadi buka suara. Menurut Adi, apa yang disampaikan Cak Imin itu sebagai bentuk keberpihakan pasangan Anies Baswadan tersebut.
“Pernyataan Gus Imin murni bentuk keberpihakkan kepada warga Bekasi terutama pada angkatan kerja yang dibalut dengan nada kelakar. Kalau pernyataan ini kemudian diplintir sebagai bentuk penghinaan dalam pandangan kami rasa terlalu berlebihan,” katanya seperti dikutip dari Bekasi24jam--jaringan Suara.com, Jumat (22/12).
Adi menambahkan bahwa Cak Imin sangat perihatin dengan kondisi warga Bekasi. Faktanya, saat ini kata Adi masih ada kesulitan hidup karena mahalnya bahan-bahan kebutuhan, sempitnya lapangan kerja, hingga gaji pekerja yang tak kunjung naik.
“Di sisi lain ada sekelompok kecil masyarakat yang menikmati pertumbuhan ekonomi karena punya aset dan modal yang luar biasa,” ungkapnya.
“Tren kemiskinan ini juga terus meningkat di mana tahun ini ada sekitar 202 ribu warga Kabupaten Bekasi yang masuk kategori miskin. Padahal di sisi lain, Kabupaten Bekasi ini merupakan pusat industri terbesar se-Asia Tenggara. Ini kan ironis," sambungnya.
Ditegaskan Adi bahwa Cak Imin dan Muhaimin Iskandar tentu ingin menawarkan perubahan ke arah yang lebih baik.
“Gus Imin adalah calon wakil presiden yang menawarkan perubahan agar ada perubahan nasib rakyat termasuk warga Bekasi. Jadi apa yang beliau sampaikan jauh dari niat menghina, melecehkan warga Bekasi seperti yang diframing oleh beberapa kalangan,” katanya.
“Kami sadar bahwa seiring dekatnya Pemilu pihak-pihak kompetitor akan mencari-cari kesalahan Gus Imin. Tetapi sekali lagi kami yang ikut dalam acara itu tidak melihat niat dari Gus Imin untuk menghina dan melecehkan warga Bekasi,” tegasnya.
Baca Juga: Saat Gibran 'Digendong' Kaesang di Bekasi, Sekjen PSI: InsyaAllah Masyarakat Paham
Berita Terkait
-
Saat Gibran 'Digendong' Kaesang di Bekasi, Sekjen PSI: InsyaAllah Masyarakat Paham
-
Kondisi Rumah Firli Bahuri di Malam Jumat Pasca Mundur sebagai Ketua KPK: Bakal Dijemput Polisi?
-
Pitung Buka Suara Viral Pasutri Korban Kecelakaan Tak Bisa Gunakan Ambulance Puskesmas Muaragembong
-
5 Fakta Penemuan Sumber Migas di Tambelang Bekasi, Nomor 3 Bikin Geleng-geleng
-
Beasiswa dan Lowongan Kerja, Harapan Warga Sukawijaya Pasca Penemuan Sumber Migas: Pertamina Bisa Kasih?
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak