SuaraBekaci.id - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Bekasi mengaku sudah mempersiapkan langkah-langkah, andai UMK Kota Bekasi sah naik 14.02 persen.
Menurut Ketua Apindo Kota Bekasi, Farid Elhkamy presentase kenaikan UMK sebesar 14.02 persen membuat mereka bisa terancam gulung tikar. Karenanya kata Farid, ada tiga opsi yang mungkin diambil pengusaha.
“Dalam diskusi dengan beberapa pengusaha, memang ada tiga pilihan yang mengemukakan, yaitu mengurangi karya, menutup perusahaan karena tidak mampu membayar upah dan relokasi ke daerah yang upahnya terjangkau,” ucapnya seperti dikutip dari Bekasi24jam--jaringan Suara.com, Senin (27/11).
Selain masalah UMK Kota Bekasi, yang jadi sorotan juga terkait viral kasus bullying yang dilakukan pelajar SMA kepada siswa SD.
Diketahui, aksi bullying itu dilakukan oleh sekelompok pelajar SMAN 2 Kota Bekasi terhadap siswa SDN Kayuringin XVI pada Jumat (24/11/2023).
Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi, Novrian mengungkap peristiwa itu bermula pada saat 10 anak SD dan 7 anak SMA itu bermain bola bersama.
"Jadi siswa tersebut hari Jumat (24/11/2023) sedang bermain bola hujan-hujan, datang anak-anak dari SMA mereka ajak main bersama. Sebenarnya, mereka sudah saling kenal," kata Novrian saat ditemui awak media termasuk SuaraBekaci.id
1. Kronologis Siswa SD Dibully Pelajar SMAN 2 Bekasi: Berawal karena Kalah Main Bola, Korban DIsikut
Sebuah video viral memperlihatkan aksi bullying yang dilakukan sekelompok pelajar SMA terhadap siswa SD di Kota Bekasi.
Baca Juga: Balon Gas Meledak, Perayaan Hari Guru Nasional Berujung Memakan Korban di SDN Cimuning Bekasi
Diketahui, aksi bullying itu dilakukan oleh sekelompok pelajar SMAN 2 Kota Bekasi terhadap siswa SDN Kayuringin XVI pada Jumat (24/11/2023).
2. UMK Bekasi Direkomendasikan Naik 14,02 Persen, Pengusaha Pasang Kuda-kuda: Jurus PHK Jadi Opsi
Upah minimum kota/kabupaten (UMK) 2024 Bekasi direkomendasi naik 14.02 persen. Terkait hal ini, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Bekasi mengaku sudah mempersiapkan langkah-langkah, andai UMK Kota Bekasi sah naik 14.02 persen.
Menurut Ketua Apindo Kota Bekasi, Farid Elhkamy presentase kenaikan UMK sebesar 14.02 persen membuat mereka bisa terancam gulung tikar. Karenanya kata Farid, ada tiga opsi yang mungkin diambil pengusaha.
Tag
Berita Terkait
-
Balon Gas Meledak, Perayaan Hari Guru Nasional Berujung Memakan Korban di SDN Cimuning Bekasi
-
Blokade Jalan dan Bakar Ban, Demo Buruh di Bekasi Masih Berlangsung hingga Malam
-
Kunjungan Bersama Astra ke KBA Pekayon Bekasi, Jadi Bukti Komitmen Perusahaan Ini Terhadap Lingkungan
-
Potret Kemacetan Tol Jakarta - Cikampek Imbas Demo Buruh di Cikarang
-
Gelar Workshop Wartawan Lingkungan 2023, Astra Dukung Target KBA Pekayon Bekasi Jadi Kampung Wisata Edukasi Kawasan 2027
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?
-
BRI Siap Dukung Arahan Presiden Perluas Kepemilikan Rekening Masyarakat
-
Eks Bangunan Liar Disulap Jadi Kawasan Hijau, Ribuan Pohon Ditanam di Sepanjang Bantaran Kali