SuaraBekaci.id - Viral video yang memperlihatkan aksi pemalakan sejumlah orang kepada sopir truk di kawasan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Dalam video yang beredar itu, pelaku pemalakan itu beraksi saat sopir truk melintas di kawasan Babelan, Kabupaten Bekasi. Pelaku pemalakan itu tidak hanya satu orang melainkan banyak orang.
Perekam video tersebut adalah sopir truk yang jadi korban pungli tersebut. Si sopir menjelaskan bahwa ada banyak pelaku pungli di sepanjang Jalan Babelan, Bekasi.
“Kalian tengok (lihat) nih, dua meter satu, lima meter satu. Gak berjarak lagi, pernah kalian lihat pungli kayak gini di Indonesia. Ini lah ni gak pake modal, gak perlu sekolah. Tinggal berdiri aja, tinggal bikin jari langsung cair,” kata si sopir dalam rekaman tersebut.
Pasca viralnya video tersebut, pihak kepolisian bergerak dan berhasil meringkus 13 orang yang diduga terlibat aksi pungli tersebut.
Kapolsek Babelan, Kompol Didik mengungkapkan, aksi penangkapan usai video viral pungli di Babelan muncul, pihaknya bekerja sama tim Cyber Pungutan Liar (Pungli) Polres Metro Bekasi.
"Dilimpahkan di Polres Metro Bekasi, ada Cyber pungli turun, itu kalau tak salah 13 orang diamankan," kata Kompol Didik seperti dikutip dari Bekasi24jam--jaringan Suara.com
Keterangan dari pihak kepolisian, sopir truk yang dipalak itu merupakan pengangkut tanah yang datang dari arah kota Bekasi.
Para sopir truk itu melintas untuk ke lokasi pembangunan kawasan pengembang perumahan swasta di Pulo Timaha, Kecamatan Babelan.
Baca Juga: Breaking News! Kasus Bullying di SMPN 1 Babelan, Sekolah Klaim Korban Enjoy Ditampar Bergilir
"Untuk rute dari Bekasi kota, terus ke wilayah Babelan, baru ke Cikarang. Iya pembangunan, Timaha nanti itu, di (pengembang) Summarecon," jelasnya.
Berita Terkait
-
Membahayakan! Penampakan Asap Tebal di Ruas Tol Gabus Bekasi Akibat Kebakaran TPS Liar
-
Keren! Viral Sepeda Motor Mahasiswa Ditata Sesuai Merk dan Warna: Tukang Parkir Perfeksionis
-
Kepala Imigrasi Soetta Kunjungi Gus Iqdam di Blitar, Masalah Terselesaikan
-
Video Kecelakaan Viral, PrayForBawen Bergema di Media Sosial
-
Polisi Bantah Pakai Gas Air Mata dan Tembakkan Senjata Api Saat Bubarkan Bentrok Ormas di Bekasi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka