SuaraBekaci.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno membocorkan salah satu alasan Piala Dunia U-17 2023 tidak berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Ia membeberkan, adanya konser Colplay yang akan berlangsung di Stadion GBK pada 15 November 2023 mendatang menjadi salah satu alasan Piala Dunia U-17 2023 akhirnya berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS).
“Mungkin salah satu pertimbangannya itu (konser Coldplay di GBK),” kata Sandiaga, di Bekasi, Kamis (10/8).
Menurut Sandi, pihaknya terus melakukan kolaborasi dengan Ketua Umum PSSI, Erick Tohir dalam penyelenggaraan dua event besar yang bakal berlangsung dalam kurun waktu yang berdekatan itu.
“Saya berkolaborasi dengan pak Erick dan saya diberi informasi bahwa yang terpilih adalah JIS,” ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan pembukaan Piala Dunia U-17 2023 akan berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta.
"Pembukaan akan ada di JIS, penutupan di Solo. Akan tetapi, ini pembukaan jangan terkonotasi seperti Piala Dunia di dunia ya. Jadi, ini tidak sebesar itu," kata Erick Thohir kepada awak media, Rabu (9/8/2023).
Adapun untuk Piala Dunia U-17 2023, telah disetujui oleh FIFA empat stadion yang dipakai. Selain JIS dan Manahan, ada lagi Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), serta Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya).
Jakarta dan Bandung akan menampung dua grup. Sedangkan Solo bakal sibuk karena menjadi tuan rumah dari mulai babak 16 besar sampai final.
Baca Juga: Jadi Venue Piala Dunia U-17, PSSI Kebut Perbaikan Akses dan Rumput di JIS
"FIFA akan mendiskusikan usulan kami yakni empat lapangan yaitu JIS yang di Jakarta, Solo Manahan, Surabaya Gelora Bung Tomo, dan Bandung Si Jalak Harupat," sambung Erick Thohir
"Dari empat ini, juga kami mengusulkan Jakarta dan Bandung itu dua grup pertandingan. Solo dan Surabaya satu grup, akan tetapi nanti kan 16 dan 8 besar akan pindah ke Solo," pungkasnya.
Kontributor: Mae Harsa
Berita Terkait
-
Breaking News! Diduga Langgar Regulasi BRI Liga 1, PSSI Tak Tegur Pemkot Bekasi
-
Menteri Basuki Ungkap Catatan FIFA Soal JIS, Akses Keluar Masuk Tak Dipersoalkan
-
Jadi Venue Piala Dunia U-17, PSSI Kebut Perbaikan Akses dan Rumput di JIS
-
Sahabat Sandi Jakarta Utara Bersama Millenial Muda Faizal Fiqri Gelar Bazar Sembako Murah
-
Kalimalang Dulu dan Sekarang, Dibangun 12 Tahun Setelah Indonesia Merdeka hingga Jadi Arena Lomba 17 Agustus
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Operasi SAR Pesawat ATR42-500: Korban Dievakuasi Lewat Jalur Ekstrem
-
Terus Dukung Desa Berdaya dan Mandiri, BRI Raih Apresiasi dalam Peringatan Hari Desa Nasional 2026
-
5 Fakta Cap Tangan di Pulau Muna: Seni Cadas Tertua yang Mengubah Sejarah Dunia
-
Karung Pasir dan Bronjong Jadi Tameng Sementara Warga Bekasi
-
Ini Penyebab Penyakit Campak di DKI Jakarta Belum Hilang