SuaraBekaci.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menggelar senam sparko di Stadion Patriot Candrabhaga jelang pertandingan BRI Liga 1 2022/2024, Bhayangkara vs Persebaya Surabaya pada Selasa (8/8).
Senam yang diikuti puluhan Aparatur Negeri Sipil (ASN) Kota Bekasi itu berlangsung pagi hari atau hanya selisih sekitar 9 jam sebelum pertandingan berlangsung.
Kegiatan senam sparko itu diduga bertentangan dengan Regulasi Kompetisi BRI Liga 1 2023/202 Pasal 17 Nomor 2.
"Lapangan permainan tidak boleh dipergunakan untuk aktivitas dan kegiatan selain latihan resmi sejak 48 jam sebelum kick off pertandingan kecuali terdapat pertandingan BRI Liga 1 lainnya,” bunyi regulasi tersebut.
Sementara, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi, Ahmad Zarkasih membenarkan kegiatan senam sparko tersebut.
"Iya benar (ada senam sparko)," kata Zarkasih saat dikonfirmasi awak media, Selasa (8/8) siang.
Disinggung soal kegiatan tersebut melanggar aturan PSSI, Zarkasih mengatakan hal sebaliknya. Menurutnya, senam sparko itu sah-sah saja dilakukan sepanjang tidak mengganggu jalannya pertandingan.
"Sepanjang itu tidak mengganggu jalannya pertandingan liga begitu, kan, tidak ada masalah, kan, ada panitia penyelenggarannya," ucapnya.
Sebelumnya, izin senam PKS bareng bakal calon presiden Anies Baswedan di Stadion Patriot Bekasi pada Sabtu (29/7) dibatalkan oleh Pemerintah Kota Bekasi H-1 sebelum berlangsungnya acara.
Baca Juga: Taklukan Bhayangkara FC di Bekasi, Persebaya Akhiri Paceklik Kemenangan
Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan pencabutan izin penggunaan stadion dalam acara tersebut dikarenakan pada hari yang sama akan berlangsung pertandingan Bhayangkara FC vs PSM Makassar dalam lanjutan BRI Liga 1 2023/2024, pukul 19.00 WIB.
“Pada dasarnya dari Pemkot Bekasi sudah memberikan izin, saya tandatangani. Tapi ternyata ada statuta PSSI yang menyebutkan bahwa stadion harus steril dari segala aktifitas 48 jam sebelum pertandingan. Sehingga medcom pengawas pertandingan PSM vs Bhayangkara tidak memberikan izin,” kata Tri, saat dikonfirmasi, Sabtu (29/7).
Ketua DPC PDI P Kota Bekasi itu pun mengucapkan permohonan maaf kepada para panitia yang telah menyiapkan acara tersebut.
Kontributor: Mae Harsa
Tag
Berita Terkait
-
Taklukan Bhayangkara FC di Bekasi, Persebaya Akhiri Paceklik Kemenangan
-
Terungkap Motif Pria di Bekasi Tusuk Kuli Bangunan hingga Tewas Gegara Sering Ngutang
-
Cuma 20 Menit dari Bandara Halim, Ini Rekomendasi Hotel Berbintang Terbaik di Bekasi, Cocok Buat Staycation
-
Breaking News! Kronologis Kuli Bangunan di Bekasi Utara Tewas Ditikam Saat Ngaduk Semen, Pelaku ODGJ?
-
Ini Pusat Belanja Ikonik Cuma Berjarak 4,3 KM dari Alun-alun Bekasi, Sudah Berdiri 30 Tahun Lalu
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Asep Surya Atmaja: Calon Kepala Desa Jangan Main Politik Uang
-
Jual Sabu Modus Pakan Burung Terbongkar, Pengedar di Bekasi Tak Berkutik
-
Ciamis Siaga Darurat Kekeringan, Warga Bekasi Butuh Air Bersih
-
Bukan Cuma Data Kurang, Sekda Bekasi Akui Mental ASN Terguncang
-
Menerjang Ombak, Mantri Perempuan BRI Hadirkan Layanan Keuangan hingga Kepulauan Sulawesi Tengah