SuaraBekaci.id - Pengamat politik dari Universitas Islam 45 Bekasi, Adi Susila mengatakan popularitas artis atau publik figur yang menjadi calon legislatif pada Pemilu 2024 tidak menjamin partai politik bisa meraih kursi di parlemen.
Di Kota Bekasi, pada Pemilu 2024 cukup ramai sejumlah artis mencalonkan diri sebagai anggota legislatif. Menurut Adi Susila, fenomena seperti ini menjadi sah-saj saja tinggal bagaimana strategi partai itu bisa mendapatkan suara.
Menurut Adi strategi meraih kursi di parlemen dengan memanfaatkan kepopuleran publik figur hanyalah sebuah spekulatif, jika popularitas tidak berubah menjadi sebuah elektabilitas.
“Popularitas harus dapat dikonversi menjadi elektabilitas,” saat dihubungi SuaraBekaci.id, Selasa (6/6).
Ia juga menyebut, kemampuan publik figur yang umumnya tidak memiliki latar belakang sebagai politikus membuat partai politik harus memberikan pendidikan politik pada para caleg-nya.
Kendati demikian, dirinya berpandangan bahwa siapapun bisa menjadi calon legislatif, termasuk publik figur. Menurut Adi, idealnya memang setiap elemen masyarakat memiliki keterwakilan masing-masing.
“Menurut saya sah-sah aja mewakili dia. Memang idealismenya seperti itu semua segmen masyarakat, komunitas, kelompok masyarakat itu terwakili,”
Partai Perindo menjadi salah satu parpol yang menggandeng caleg dari kalangan artis di Bekasi pada Pemilu 2023.
Ada lima artis dari Bekasi yang digandeng Perindo untuk Pemilu 2024, yakni penyanyi dangdut Juwita Bahar, penyanyi Vianty Arvy, pelawak Dede Sunandar, Dolly Sapri, dan adik kandung Vicky Prasetyo, Imam.
Baca Juga: Ratusan Bakal Caleg Pemilu 2024 di Aceh Jalani Tes Baca Alquran, Catat Lokasi dan Jadwalnya
Selain Perindo, Golkar juga diketahui calonkan Dewi Sanca sebagai bacaleg untuk daerah pemilihan (Dapil) IV meliputi kecamatan Jatiasih, Jatisampurna dan Pondok Melati.
Kontributor: Mae Harsa
Tag
Berita Terkait
-
Tegaskan Tak Tekan Jokowi Perihal Pemilu 2024, Bu Megawati: Nanti Pak Jokowi Ngamuk ke Saya
-
Kampus Ditutup, Ribuan Mahasiswa STIE Tribuana Bekasi Lontang Lantung, Kemendikbudristek Buka Suara
-
Izin STIE Tribuana Bekasi Dicabut, Kemendikbudristek: Jual Beli Ijazah hingga Penggelapan Beasiswa
-
Jaga Soliditas Jelang Pemilu 2024, Mas Dhito Kuatkan Sinergitas Bareng Kader PDI Perjuangan Jatim
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Irfan Hakim Sebut Jumlah Hewan Kurban Tahun Ini Meningkat
-
Idul Adha Jadi 'Tambang Emas' bagi Perajin Golok Bandung
-
Panik Akan Disembelih, Sapi Kurban Masuk Gorong-gorong
-
Cek Fakta: Foto Viral Pocong di Bekasi Dipastikan Rekayasa Digital, Polisi Ungkap Pembuatnya
-
Diduga Serangan Jantung, Calon Haji Asal Karawang Meninggal Dunia di Makkah