SuaraBekaci.id - Para petani di desa Karangbahagia, Kabupaten Bekasi mengeluhkan kondisi yang mereka alami, gagal panen disebabkan kekeringan.
Kekeringan di Kabupaten Bekasi itu membuat sejumlah ratusan hektar lahan garapan para petani gagal panen. Kondisi kekeringan ditambah dengan saluran irigasi yang tak berfungsi.
Padi yang sudah ditanam para petani di desa Karangbahagia dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @liputancikarang terlihat mengering dan gagal panen.
"Padi yang sudah di tanam di area persawahan terlihat kering dan tanahnya retak akibat tidak adanya air," tulis caption pada keterangan video tersebut.
Petani berharap pemerintah daerah kabupaten Bekasi dan pemerintah pusat segera cepat mengatasi kekeringan yang membuat petani alami kerugian hingga miliaran rupiah.
Sebelumnya, kondisi sama juga sempat dikeluhkan oleh para petani di Mustikajaya.
Ketua Kelompok Tani Benda Jaya, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Niman (56) yang mengaku khawatir lahan sawah seluas 10,8 hektar yang ia kelola bersama seorang rekannya dilanda kekeringan akibat cuaca panas.
Terlebih sebelumnya pada tahun 2017, ia mengatakan sempat mengalami gagal panen akibat cuaca ekstrem.
“Kalau cuaca panas takut kekeringan, tapi kalau kita masih bisa ngambil (air) dari bawah ya masih bisa bertahan,” kata Niman saat ditemui SuaraBekaci.id beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Antisipasi Anomali Cuaca Bikin Gagal Panen, Petani Kopi di Sumsel Diingatkan Hal Ini
Niman mengatakan saat memasuki musim kemarau peran pemerintah untuk mendukung ketersediaan mesin pompa air sangat dibutuhkan, guna mengantisipasi apabila terjadi kekeringan.
“Punya (mesin pompa air) tapi tahun tua,” ucapnya.
Kendati demikian, hingga saat ini Niman menyebut belum menemukan masalah yang mengganggu lahan taninya. Kondisi air juga masih normal.
“Kalau ada kekeringan kita dari bawah, sedot ada pantekan. Kalau sekarang, belum (sedot) masih melalui saluran, masih bertahan masih cukup,” ujarnya.
Menurutnya, hal terpenting yang harus diperhatikan petani saat musim kemarau ialah dengan memperhatikan pemilihan jenis obat untuk padi.
Berita Terkait
-
Kementan Siapkan Irigasi Perpompaan untuk Hadapi Cuaca Ekstrem dan Kekeringan
-
Hadapi El Nino, Ketua DPR Minta Pemerintah Antisipasi Kekeringan dan Mitigasi Penyakit yang Bisa Jadi Pandemi Baru
-
Hadapi Potensi Kekeringan, Dinpertan Purbalingga Siapkan Hal Ini untuk Para Petani
-
Video Diduga Warga Penang Malaysia Panic Buying Air Mineral di Supermarket, Terancam Kekeringan?
-
Negeri Jiran Dilanda Kekeringan, Warga Panik dan Permintaan Air Mineral Meningkat Tajam
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Pimpin Kejurnas Tinju Amatir 2026, Hillary Lasut Soroti Nasib Atlet dan Kesejahteraan Wasit
-
Siapa Pendamping Asep Surya Atmaja? Parpol Koalisi Dikabarkan Sudah Kantongi Nama
-
Bangun Ekonomi dari Akar Rumput, BRI Dorong Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Buntut Dugaan Asusila, Seluruh Santri Ponpes Dar Et Tauhid Dipulangkan
-
Cek Penawaran BRI KPR dan Diskon Properti di Summarecon Expo 2026 dan Wujudkan Rumah Impian