SuaraBekaci.id - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilalukan seorang bos di Cikarang, Kabupaten Bekasi dengan modus mengajak staycation seorang karyawati memasuk babak baru.
Babak baru di kasus ajakan staycation ini adalah kondisi miris yang harus dialami oleh karyawati tersebut dengan inisial AD.
Publik di laman sosial media kini justru menyoroti soal latar belakang dan gaya hidup AD. Akun sosial media miliknya banyak diunggah ulang dan dapat cibiran dari banyak netizen.
Salah satu akun Instagram bernama @real.dramahaluu unggah postingan soal video AD yang main di hotel dan menjadi sorotan netizen.
Video yang viral itu dicomot sejumlah akun dari sosial media milik AD. Diketahui ternyata video tersebut ialah momen saat AD datang ke hotel untuk merayakan ulang tahun rekannya.
Namun cibiran dan hinaan kepada AD justru dituliskan banyak netizen. Sejumlah netizen bahkan mencap AD sebagai wanita nakal.
"Mungkin kmren bosnya booking bayarannya ga sesuai ntuh makanya dia lgsg ngereog," tulis akun @afik***
"Kerja pabrik cuma sebagai formalitas," sindir akun lainnya.
Belakangan nama dari korban juga diungkap banyak postingan di sosial media. SuaraBekaci.id sudah menghubungi pengacara AD terkait hal ini namun belum mendapatkan respon.
Baca Juga: Bos yang Ajak Karyawati Staycation di Cikarang Disebut Berstatus Dosen, Begini Respon Kampus
Bos yang Ajak AD Diduga Seorang Dosen
Sementara itu, salah satu akun Twitter @_Opposite6890 menguak identitas dari bos yang ajak AD untuk staycation demi perpanjangan kontrak kerja.
Akun itu mencuitkan bahwa bos AD memiliki nama Barkah (HK) dan berusia 43 tahun. Dari unggahan akun anonim tersebut, disebutkan bahwa Barkah kelahiran Subang, Jawa Barat pada Maret 1980.
"Tapi herannya kenapa hanya diberhentikan sementara, sementara Barkah sudah memutus rezeki AD dari Pekerjaanya. Si Manajer Sang*an, Hibarkah Kurnia ST. MT, Kelahiran Subang Maret 1980," cuit akun tersebut dan menyertakan bukti foto wajah terduga Barkah.
Sementara itu, dikutip dari unggahan @info_cikarang_karawang, salah satu kampus di Bekasi yang terseret karena status Barkah akhirnya buka suara.
Pihak kampus membenarkan bahwa sosok Barkah adalah staf pengajar di sana. Namun pihak kampus saat ini masih mengumpulkan bukti dan tengah dalam proses konfirmasi kepada yang bersangkutan.
Berita Terkait
-
Bos yang Ajak Karyawati Staycation di Cikarang Disebut Berstatus Dosen, Begini Respon Kampus
-
Kasus Staycation Imbas dari Omnibus Law UU Ciptaker?
-
Bak Gunung Es, Ternyata Kasus Bos Nakal yang Ajak Karyawati Staycation Bukan Hanya di Bekasi, Kang Emil Turun Tangan
-
Heboh Kasus Karyawati Cikarang Diajak 'Staycation Bareng Bos', PT Ikeda Produksi Apa?
-
Diundang ke Acara TV, Cantiknya Alfi Damayanti Sang Karyawati Diajak Staycation Atasan Mesum
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Pre Order Samsung Galaxy Z Fold 8 di Blibli Tanggal 22 Juli hingga 13 Agustus, Cek Promo & Harganya!
-
Hari Anak Nasional 2026: BRI Peduli Ini Sekolahku Berikan Inspirasi Siswa Dalam Meraih Cita-cita
-
Putaran Cakung Ditutup! Truk Kontainer yang Sering Bikin Antrean Panjang Diminta ke Sini
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Soroti Kuatnya Fundamental