SuaraBekaci.id - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar program nikah massal yang dinamakan Bucin Fest atau Bukti Cinta Festival dan diselenggarakan di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Minggu (14/5).
Program tersebut diikuti oleh sekitar 300 pasangan pengantin, dan dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil serta Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.
Ridwan Kamil mengatakan latar belakang terselenggaranya acara tersebut adalah karena berkaca pada kondisi masyarakat Jawa Barat yang dilihat masih banyak terkendala biaya untuk menikah.
“Jadi pemerintah provinsi Jawa Barat memperhatikan data banyaknya pasangan yang sudah siap menikah tapi mengalami kendala-kendala biaya sehingga banyak aspirasi masuk yang membuat mereka menunda-nunda, banyak sekali,” kata pria yang akrab disapa Kang Emil, Minggu (14/5).
Kang Emil menyebut Kota Bekasi menjadi wilayah pertama terlaksananya program nikah massal ini, dan akan dilaksanakan secara berkelanjutan dengan tersebar di wilayah Bogor, Depok, Bekasi (Bodebek).
“Tahap 1 dilakukan di Bekasi untuk Bodebek, nanti muter kemana-mana karena jumlahnya banyak sekali ribuan. Hari ini yang bisa terselesaikan sekitar 300an dan daripada hanya administrasi gitu kan kita bikin rame-rame makanya ada konser Wika Salim dan Band Wali, untuk menghibur warga yang hadir disini jadi ini akan berketerusan,” ucapnya.
Salah satu peserta nikah massal asal Rawa Panjang, Kota Bekasi, Ahmad Husain (27) menceritakan pengalamannya mengikuti program nikah massal. Dirinya yang baru 4 bulan kenal dengan sang kekasih Nia Nurbaniah (36) mengaku sangat terbantu dengan adanya program nikah massal ini.
Sebelum memutuskan mengikuti nikah massal, Husain memang berniat untuk menikah dengan sang istri sekitar bulan Juni atau Juli mendatang.
“Terus kita lihat postingan ya udah ikut aja gitu (program nikah massal), karena kita juga dapat bantuan dari Provinsi pak Gubernur, bisa bertemu beliau juga, jadi ikut saja,” kata Husain.
Baca Juga: Viral.! Mobil Brimok Menggiring 'Tahanan' Warnai Nikah Massal di Pesantren Miftahul Huda II Ciamis
Husain menceritakan saat melaksanakan ijab qobul dirinya sempat canggung karena disaksaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
“Iya karena ini baru pertama kali juga ya, terus disaksikan orang orang hebat, jadi nerveous lah. Tapi Alhamdulillah gak sampai salah sebut nama,” seloroh Husain.
Ia mengaku kenal dengan wanita yang saat ini menjadi istrinya Nia, di sebuah tempat pelatihan bahasa Jepang di Bandung, dan pada bulan Agustus mereka akan berangkat ke Jepang untuk bekerja.
Adapun dalam program nikah massal itu Husain mengaku tidak hanya digratiskan biaya nikah, namun dirinya juga mendapat sejumlah hadiah dari Pemprov Jabar.
“Ini dari pemerintah gratis biasa di KUA, terus dapat mahar 1 gram logam mulia, terus juga dapat uang kadedeh juga, terus uang transportasi dari rumah. Sama baju dan makeup juga gratis. Saya datang tadi jam 4 pagi,” tandasnya.
Kontributor: Mae Harsa
Berita Terkait
-
Viral.! Mobil Brimok Menggiring 'Tahanan' Warnai Nikah Massal di Pesantren Miftahul Huda II Ciamis
-
Anne Ratna Mustika Hadiri Nikah Massal Pengantin Lama, Banyak Pasangan di Purwakarta Nikah Siri?
-
51 Pasangan Suami Istri di Kota Ambon Ikut Sidang Isbat Nikah Massal
-
Pemkot Surabaya Gelar Nikah Massal dengan Tema Mewah, Dihadiri 120 Pasangan Hingga Telan Biaya Rp4 Miliar
-
Ratusan Pasangan Sesama Jenis Nikah Massal di Mexico: Ini Telah Kami Rencanakan Sejak Lama
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Terima Suap Rp11,4 Miliar, Hak Politik Ade Kuswara Kunang Dicabut 10 Tahun
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Mengawal Ekonomi Masyarakat
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei