SuaraBekaci.id - Petugas pemadam kebakaran (damkar) hingga Sabtu (8/4) siang masih terus berjuang memadamkan api yang membakar pabrik pengolahan biji plastik di Jalan Telkom, Sumur Batu, Bantar Gebang, Kota Bekasi.
Kebakaran melanda pabrik plastik Bekasi ini terjadi sekitar pukul 02:30 WIB. Pantauan SuaraBekaci.id, hingga Sabtu siang sekitar pukul 13:00 WIB, petugas Damkar masih memadamkan api yang masih menyala di dalam gudang.
Hingga Sabtu siang, akibat masih adanya api yang membakar di dalam gudang, asap pekat hitam masih memenuhi langit di sekitar lokasi pabrik.
Sementara itu, salah satu karyawan, Mulat mengatakan bahwa ia mengetahui peristiwa kebakaran itu setelah mendengar teriakan kebakaran dari anak-anak yang tengah membangunkan sahur.
"Dibangunin sama anak-anak sahur, katanya 'kebakaran,kebakaran'," ucap Mulat saat ditemui SuaraBekaci.id.
Mulat yang mengetahui peristiwa tersebut langsung bergegas menuju TKP, untuk membangungkan beberapa orang yang tinggal di dalam pabrik itu.
"Saya kaget, saya gedor gerbang (TKP) membangunkan pemilik gudang, karyawan tinggal di mes," katanya.
Ia mengatakan meski kebakaran menghabisi tempatnya bekerja, Mulat bersyukur tidak ada korban jiwa pada persitiwa tersebut. "Belum ada korban," sambungnya.
Menurut Mulat yang sudah 10 tahun bekerja di pabrik itu, ini peristiwa kebakaran yang pertama dialami.
Baca Juga: Kantor Bupati Dogiyai Kebakaran
"Yang terbakar (gudang) ini bahan mentah, nanti digiling jadi biji plastik," jelasnya.
Kontributor : Danan Arya
Berita Terkait
-
Kantor Bupati Dogiyai Kebakaran
-
Teriakan Bocah Bangunkan Sahur Jadi Penanda Ada Kebakaran di Pabrik Plastik Bekasi
-
Pabrik Plastik di Bantar Gebang Terbakar, Asap Pekat Penuhi Langit Kota Bekasi
-
Pabrik Plastik di Bekasi Terbakar, Petugas Damkar Berjibaku Padamkan Amuk Si Jago Merah
-
Wajib Tahu! Ini 5 Jenis APAR untuk Kebakaran, dari Tepung Kimia hingga Busa
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi
-
Momen Gibran Main Sepak Bola di Wamena Papua, Cetak Tiga Gol
-
Era Gratis Biskita Trans Wibawa Mukti Bekasi Berakhir, Berapa Biayanya?
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar