SuaraBekaci.id - Ratusan remaja di Bekasi terpaksa harus berurusan dengan aparat kepolisian setelah berniat ingin melalukan sahur on the road.
Tim perintis dari Polres Bekasi Kota membubarkan ratusan remaja yang berada di Jalan Letnan Arsyad, kelurahan Kayuringin, Kota Bekasi pada Selasa (28/3) dinihari WIB sekitar pukul 03:00 WIB.
Polisi membubarkan ratusan remaja ini setelah mendapat laporan dari masyarakat. Menurut keterangan dari Ipda Iswahyudi, masyarakat melaporkan ada 250 sampai 300 remaja berada di kawasan tersebut.
Masyarakat yang melaporkan menyebut bahwa aktivitas ratusan remaja ini mengganggu karena membangunkan orang sahur secara berlebihan.
Selain itu menurut Ipda Iswahyudi, aktivitas ratusan remaja ini juga timbulkan kegaduhan dan keriuhan serta ganggu pengguna jalan yang tengah melintas di jam tersebut.
Bahkan ratusan remaja ini juga menyalakan flare serta petasan dan menabuh drum.
Dari video yang diunggah akun Bekasi24jam--jaringan Suara.com, terlihat ratusan remaja tanggung dikumpulkan aparat kepolisian.
Pihak polisi menghimbau ratusan remaja ini untuk pulang ke rumah masing-masing.
"Tidak hanya berlebihan, mereka juga menyalakan flare, petasan dan bass drum sehingga petugas mengimbau untuk kembali kerumah masing-masing agar tidak terjadi hal hal yang kontra produktif serta mengganggu kenyamanan masyarakat," tulis unggahan akun Bekasi24jam.
Baca Juga: Tegas! Polres Cimahi Melarang Sahur On The Road di Bandung Barat dan Cimahi
Berita Terkait
-
Tegas! Polres Cimahi Melarang Sahur On The Road di Bandung Barat dan Cimahi
-
Ahmad Sahroni: Sahur On The Road Lebih Banyak Mudaratnya
-
Nekat Gelar Sahur On The Road, Polda Jabar Akan Lakukan Hal Ini!
-
Polisi Larang dengan Tegas Sahur on The Road Selama Ramadhan di Bogor
-
Polisi Larang Sahur on The Road Selama Ramadhan di Bogor
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Asep Surya Atmaja: Calon Kepala Desa Jangan Main Politik Uang
-
Jual Sabu Modus Pakan Burung Terbongkar, Pengedar di Bekasi Tak Berkutik
-
Ciamis Siaga Darurat Kekeringan, Warga Bekasi Butuh Air Bersih
-
Bukan Cuma Data Kurang, Sekda Bekasi Akui Mental ASN Terguncang
-
Menerjang Ombak, Mantri Perempuan BRI Hadirkan Layanan Keuangan hingga Kepulauan Sulawesi Tengah