SuaraBekaci.id - Nama Bripka Madih jadi viral pasca mengaku diperas oleh oknum polisi. Madih mengaku bahwa ia diminta uang Rp100 juta oleh rekan sesama polisi saat melaporkan kasus sengketa tanah milik orang tuanya di Polda Metro Jaya.
Lokasi tanah yang menjadi sengketa Bripka Madih berlokasi di perumahan Premier Estate 2 di Jalan Raya Kodau, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.
Pada Jumat lalu, (3/2) Bripka Madih sempat mendatangi lokasi perumahan tersebut. Ia datang membawa bukti girik tanah. Madih datang bersama puluhan massa.
Saat itu, lokasi perumahan dijaga oleh empat petugas keamanan. Salah satu petugas mengatakan bahwa terdapat ratusan rumah di dalam perumahan tersebut dengan luas kurang lebih 9 hektar.
Petugas yang tak mau disebutkan namanya itu mengatakan bahwa Bripka Madih melakukan aksi demonstrasi di depan perumahan Premier Estate 2 bukan kejadian yang pertama.
Sebelumnya dia juga pernah aksi demo dengan membawa girik tanah dan selalu menggunakan pakai dinas polisi.
"Sebelumnya juga pernah aksi, ya selalu pakai baju polisi, kalau waktunya saya kurang paham," ucap petugas perumahan Premier Estate 2.
Selain melakukan demontrasi di perumahan Premier Estate 2, Bripka Madih menggeser diri ke jalan Bulak Tinggi kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi lokasi tersebut juga tidak jauh dari dirinya tinggal.
Bripka Madih mendirikan sebuah bangunan pos dengan bahan baja ringan dan memasang plang bertuliskan "TANAH INI MILIK TONGE BIN NYIMIN BERDASARKAN GIRIK C.191 LUAS ± 4411 M2"
Baca Juga: Antiklimaks! Sosok Bripka Madih di Mata Warga Ternyata Kerap Bikin Resah Lingkungan Rumah
Salah satu tetangga Madih, R (62) mengatakan bahwa saat melakukan aksi demo, Brikpa Madih membawa massa yang bukan dari warga sekitar.
"Massa kemarin bukan warga sini, enggak pernah lihat sama sekali," ucap R saat ditemui SuaraBekaci.id, Senin (06/02).
Roysid mengatakan bahwa warga sekitar tidak mengenal baik dengan Bripka Madih.
"Jarang dikenal, enggak pernah tegur sapa," ucapnya.
Kontributor : Danan Arya
Berita Terkait
-
Antiklimaks! Sosok Bripka Madih di Mata Warga Ternyata Kerap Bikin Resah Lingkungan Rumah
-
Sejumlah Warga Jatiwarna Bekasi Laporkan Bripka Madih Ke Polda Metro Jaya
-
Motif Cinta Dan Beda Keyakinan Kasus Mutilasi Di Bekasi, Ecky Kuras Harta Angela Rp 1 Miliar Lebih
-
Kala Bripka Madih 'Melawan' Institusi Sendiri: Lapor Penyerobotan Tanah Malah Aib KDRT Dibongkar Polda Metro
-
Terungkap! Ecky Mutilasi Jasad Angela Pakai Gergaji Besi, Dipotong 7 Bagian Selama 1 Minggu
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan
-
Kekeringan Melanda Bekasi: Ini Cara Warga Dapatkan Bantuan Air Bersih Gratis
-
Israel Bunuh Hampir 1.000 Warga Palestina Sejak Oktober
-
Lautan Manusia di Kota Bekasi Rayakan Tahun Baru Islam
-
Paspor Disita dan Alami Kekerasan, Kisah Pilu Pekerja Migran Indonesia di Malaysia