SuaraBekaci.id - Nenah (56) warga di Desa Pantai Bahagia, Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat sudah cukup lama menanam buah mangga di halaman depan rumahnya.
Keuntungannya lumayan kata Nenah. Per pohon mangga itu bisa dijual Rp50ribu. Tak hanya pohon, bibit mangga ini juga banyak peminatnya.
"Hasilnya, seperti bibit dan buah bisa dijual. Kalau bibit kami jual tergantung ukuran tinggi pohon, semeter biasanya kami jual Rp50 ribu per pohon," ungkapnya.
Menurut Nenah, buah mangga yang sudah cukup lama ditanam di halaman depan rumahnya itu banyak dicari. Cukup banyak masyarakat yang menanam mangga ini.
Nenah mengatakan bagi masyarakat di Muaragembong dan sekitarnya mengenal mangga itu dengan sebutan Dalban, yang artinya merujuk pada ukuran buah yang cukup besar.
"Ya dari dulu orang di sini menyebut nama mangganya Dalban, mungkin karena memiliki ukuran yang sangat besar," kata Nenah.
Buah mangga Dalban Daram begitu buah mangga yang ditanam Nenah dan warga di sekitaran Muaragembong, Bekasi. Kekinian buah mangga dengan nama latin Mangifera Indica itu dijadikan sebagai buah khas Bekasi.
Menurut Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyebutkan Kementerian Pertanian telah resmi menetapkan mangga dalban daram sebagai buah khas Bekasi.
Lantas apa yang membedakan mangga Dalban Daram dengan mangga-mangga pada umumnya?
Baca Juga: Cara Membuat Asinan Buah Mangga Enak dan Segar: Resep Sederhana serta Praktis
Selain ukurannya yang cukup besar sehingga dinamakan Dalban, buah mangga ini memiliki rasa sangat manis yang khas.
"Mangga yang banyak dibudidayakan di Kecamatan Muaragembong ini memiliki ukuran lebih besar dengan rasa manis yang khas," kata Kepala Bidang Ekonomi dan Pembangunan pada Balitbangda Kabupaten Bekasi Indra Wahyudhi dikutip dari Antara.
Indra menjelaskan masyarakat di wilayah Muaragembong sudah mengenal jenis mangga tersebut dengan sebutan mangga Dalban, namun saat ditemui di pasaran, dikenal dengan nama beda.
Setelah menerima hasil observasi dan identifikasi, Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan secara resmi mendaftarkan varietas mangga lokal ini kepada Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian pada Kementerian Pertanian pada 24 Januari 2023.
"Usulan itu dikabulkan dengan pemberian sertifikat varietas lokal atas nama mangga Dalban Daram Bekasi dengan Nomor 1978/PVL/2023," katanya.
Dengan tanda daftar tersebut, mangga Dalban Daram Bekasi resmi menjadi hak jual milik masyarakat di wilayah yang bersangkutan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Berita Terkait
-
Cara Membuat Asinan Buah Mangga Enak dan Segar: Resep Sederhana serta Praktis
-
Tampang Para Pelaku Pengeroyokan Driver Ojol Di Mangga Besar Usai Ditangkap Polisi
-
Viral, Seorang Pengemudi Ojol Dikeroyok Orang Tak Dikenal di Mangga Besar Jakarta Pusat
-
Yuk Coba! 5 Jenis Olahan Buah Mangga Kekinian yang Cocok Jadi Ide Usaha
-
Nagita Slavina Ketahuan Makan Mangga Muda, Rafathar Minta Adik Kembar Cewek dan Cowok, Harus Tahun Ini!
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Grand Wisata Bekasi
-
Peneror Bom SDN Srengseng Sawah Sudah Berulang Kali Beraksi, Ini Motifnya
-
Dentuman Keras di Langit Jawa, Ini Penjelasan Ilmiah BRIN
-
Siap-siap! Bansos PKH dan BPNT Triwulan Ketiga Cair 20 Juli 2026
-
Dari Dapur Kecil di Sidoarjo, Brownies Ketan Kini Tembus Pasar Internasional