SuaraBekaci.id - Pasca tragedi Kanjurahan yang tewas 135 suporter Aremania saat pertandingan BRI Liga 1 antara Arema vs Persebaya pada 1 Oktober 2022, tim berjuluk Singo Edan dilarang bermain di kandang dan harus bermarkas sejauh 250 km dari kota Malang.
Sanksi ini pun membuat manajemen Arema putar otak untk mencari markas baru demi arungi putaran kedua BRI Liga 1 2022-23. Sejumlah stadion dicoba Arema untuk dijadikan home base namun selalu mendapat penolakan.
Terbaru, tim besutan Javier Roca dikabarkan akan menggunakan Stadion Patriot Candrabhaga di Kota Bekasi, Jawa Barat untuk dijadikan home base.
Terkait hal, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi Zarkasih mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pembicaraan awal dengan manajemen Arema.
"Pembicaraan awal untuk pemakaian Stadion Patriot sudah, kita menyambut baik Arema bermarkas di Stadion Patriot," ucap Zarkasih kepada SuaraBekaci.id, Jum'at (20/01/2023).
Dispora Kota Bekasi kata Zarkasih saat ini masih menunggu surat resmi dari manajemen Arema FC untuk menggunakan Stadion Patriot sebagai home base di putaran kedua BRI Liga 1 2022-23.
"Tinggal kita minta surat resmi nya dari Arema," kata Zarkasih.
Diketahui, Stadion Patriot Candrabhaga saat ini sudah dijadikan markas tiga klub Indonesia, seperti tim BRI Liga 1 Persija Jakarta, klub Liga 2 FC Bekasi City dan Persipasi Kota Bekasi yang bermain di Liga 3.
Zarkasih menyebut jika nantinya Arema menggunakan Stadion Patriot Candrabhaga sebagai home base, Dispora Bekasi
akan lebih intens memperhatikan sarana dan prasarana yang ada.
Baca Juga: Persib Terusir dari Bandung, Bisa Satu Atap dengan Persija Jakarta di Stadion Patriot
Meskipun Arema sering sekali mendapatkan penolakan dari berbagai suporter di setiap kota yang akan dijadikan home base, Zarkasih mengatakan hal tersebut bukan ranahnya jika nanti terjadi penolakan oleh suporter Bekasi.
"Terkait suporter bukan ranah kami," ujar Zarkasih.
Sementara itu, ketua basis Suporter Persipasi Curva Nord Bekasi (CNB) Agus Leo mengatakan menolak keras Arema menggunakan Stadion Patriot untuk dijadikan markasnya.
"Kalau dari suporter sendiri intinya ya bakalan menolak lah sama dengan kota lain," ucap Leo.
Pihaknya tidak segan-segan akan membuat surat rekomendasi ke Polres Metro Bekasi Kota agar Arema tidak bermarkas di Stadion Patriot Candrabhaga.
"Bahkan nanti kalau ada manajemen Arema datang kesini, pastinya kita akan melayangkan surat ke polres untuk penolakan," tegas Leo.
Berita Terkait
-
Persib Terusir dari Bandung, Bisa Satu Atap dengan Persija Jakarta di Stadion Patriot
-
Cari Aman Pilih Stadion Patriot, PSSI Takut Pakai JIS di Piala AFF 2022
-
Stadion Patriot Candrabhaga Jadi Tempat Laga Timnas Indonesia vs Thailand di Piala AFF 2022
-
Timnas Indonesia Condong Gunakan Stadion Patriot Candrabhaga untuk Piala AFF 2022
-
Kenapa Tidak Pilih Stadion Patriot Bekasi? Shin Tae-yong Minta Bali Jadi Markas Timnas Indonesia di Piala AFF
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Dukung Kemajuan Olahraga Nasional, BRI Raih Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum
-
Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini
-
Terima Suap Rp11,4 Miliar, Hak Politik Ade Kuswara Kunang Dicabut 10 Tahun
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Mengawal Ekonomi Masyarakat