SuaraBekaci.id - Satu keluarga yang terdiri dari ibu, tiga orang anak dan adik ipar dari si ibu di Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat ditemukan tak sadarkan diri. Si ibu dengan inisial AM dan dua anaknya RA dan MR meninggal dunia.
Dugaan sementara satu keluarga tersebut keracunan. Namun, mantan suami dari AM, Didin mengaku dirinya merasa janggal dengan peristiwa ini.
Mengutip dari unggahan akun Bekasi24jam--jaringan Suara.com, Didin sedih karena dua anak dan mantan istrinya itu meninggal secara misterius.
Didin menyebut bahwa ia merasa ada yang janggal dengan peristiwa tersebut. Didin mempertanyakan soal sosok suami baru dari AM, WWN, yang kini hilang bak ditelan bumi.
Sejak peritiwa yang menimpa AM dan ketiga anak serta adik iparnya, WWN tidak diketahui keberdaannya. Didin merasa kasus ini sangat tidak wajar, ia pun berharap pihak kepolisian bisa mengusut tuntas kasus ini.
Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki menyebut, bahwa korban yang meninggal dunia adalah AM selaku ibu dan dua anaknya RA dan MR.
“AM ini yang meninggal dunia, memiliki dua orang putra yang juga meninggal atas nama RA dan MR,” ucap Hengki.
Sedangkan dua lainnya yang masih dalam pemulihan di RSUD Bantargebang yaitu NR (anak AM) yang masih di bawah umur dan MD sebagai ipar dari AM.
“Sedangkan MD yang masih hidup juga itu merupakan saudara ipar, adik ipar dari AM,” kata Hengki.
Baca Juga: Sempat Nobar Pertandingan Persib vs Persija, Satu Keluarga di Bantargebang Terkapar Dua Orang Tewas
Hengki menyebut bahwa kedua korban selamat masih dalam perawatan di RSUD Bantargebang, dengan kondisi yang semakian membaik.
"MD masih dirawat di ruang ICU RSUD Bantargebang, sedangkan yang satu lagi dirawat di kamar biasa atas nama NA umur 5 tahun tadi, sudah mulai membaik kondisinya," ucap Hengki.
Berita Terkait
-
5 Fakta Kasus Sekeluarga di Bekasi Tak Sadarkan Diri: Sempat Ucap Pamit ke Tetangga, Si Bungsu Mulai Membaik
-
Update Kasus Sekeluarga di Bekasi Tak Sadarkan Diri, Ibu dan Dua Anaknya Meninggal Dunia
-
Sebabkan 3 Orang Meninggal Dunia, Polisi Bawa 12 Sampel Makanan dari TKP Kasus Keracunan di Bekasi
-
Sempat Nobar Pertandingan Persib vs Persija, Satu Keluarga di Bantargebang Terkapar Dua Orang Tewas
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bukan Sekadar Event, Ini Cara Specteve Membuktikan Bekasi Punya Identitas Kultural
-
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Eksploitasi Anak
-
Kemendagri Percepat Dokumen Kependudukan Keluarga Korban Kecelakaan KRL
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah