SuaraBekaci.id - Warga Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi dihebohkan dengan penemuan satu keluarga tidak sadarkan diri di rumah kontrakan sekitar pukul 07.00 WIB pada, Kamis (12/01/2023).
Diketahui terdapat lima orang sedang menempati rumah kontrakan itu, empat orang didapati tidak sadarkan diri dan satu anak di bawah umur. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki menyebut, bahwa korban yang meninggal dunia adalah AM selaku ibu dan dua anaknya RA dan MR.
“AM ini yang meninggal dunia, memiliki dua orang putra yang juga meninggal atas nama RA dan MR,” ucap Hengki, saat ditemui awak media Sabtu (14/1).
Sedangkan dua lainnya yang masih dalam pemulihan di RSUD Bantargebang yaitu NR (anak AM) yang masih di bawah umur dan MD sebagai ipar dari AM.
“Sedangkan MD yang masih hidup juga itu merupakan saudara ipar, adik ipar dari AM,” kata Hengki.
Hengki menyebut bahwa kedua korban selamat masih dalam perawatan di RSUD Bantargebang, dengan kondisi yang semakian membaik.
"MD masih dirawat di ruang ICU RSUD Bantargebang, sedangkan yang satu lagi dirawat di kamar biasa atas nama NA umur 5 tahun tadi, sudah mulai membaik kondisinya," ucap Hengki.
Sementara itu, Humas RSUD Bantar Gebang Sandy Romadoni, menyebut tiga orang yang dinyatakan meninggal dunia diduga keracunan.
Baca Juga: Sebabkan 3 Orang Meninggal Dunia, Polisi Bawa 12 Sampel Makanan dari TKP Kasus Keracunan di Bekasi
Akan tetapi saat itu jenazah langsung dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk dilakukan otopsi guna mendapatkan kepastian dugaan keracunan itu.
"Cuma yang jelas pasien yang kemarin kita tangani itu indikasinya keracunan tapi jelasnya menunggu hasil laboratorium yang akan menyatakan seperti apa sebenarnya," ucap Sandy.
Kontributor : Danan Arya
Berita Terkait
-
Sebabkan 3 Orang Meninggal Dunia, Polisi Bawa 12 Sampel Makanan dari TKP Kasus Keracunan di Bekasi
-
Fakta-fakta Baru Kasus Mutilasi Angela, Motif Ecky Bukan Soal Asmara?
-
Sekeluarga di Bekasi Tak Sadarkan Diri, Tetangga: Sempat Ucap Pamit ke Saya
-
Ngeri! Satu Keluarga di Bantargebang Bekasi Ditemukan Terkapar dan Mulut Berbusa, 2 Tewas
-
Misteri Sekeluarga di Bekasi Tak Sadarkan Diri: Dua Orang Tewas, Sempat Ucap Pamit kepada Tetangga
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka