SuaraBekaci.id - Polda Metro Jaya tidak mau gegabah ungkap identitas wanita korban mutilasi di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pihak kepolisian saat ini masih belum penyelidikan lebih dalam soal identitas korban mutilasi.
Di tempat kejadian perkara (TKP) penemuan jasad wanita korban mutilasi, pihak kepolisian menemukan identitas seorang perempuan.
Namun, pihak kepolisian tidak bisa langsung menyimpulkan bahwa identitas perempuan tersebut adalah korban mutilasi.
"Sampai saat ini kita sedang laksanakan penyelidikan lanjutan. Artinya kita tidak boleh gegabah pasti si A berdasarkan alat bukti yang ketemu di indekos, ketemu identitas yang diduga korban," ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi.
Selain itu, pihak kepolisian juga menegaskan belum menetapkan tersangka kasus mutilasi wanita di Bekasi tersebut. Proses penetapan tersangka harus berdasarkan "scientific crime investigation".
"Kita tidak boleh terpaku dengan pengakuan terduga pelaku bahwa ini-itu dan sebagainya. Kita harus bener-bener berdasarkan alat bukti," jelas Hengki.
Dengan demikian, bisa temukan motifnya, tersangka kemudian korbannya. "Apakah hanya ini korbannya dan sebagainya, kita masih pendalaman sampai sekarang," tuturnya.
Untuk mengungkap kasus ini, polisi telah mengamankan MEL selalu penghuni indekos dan orang yang dilaporkan telah hilang.
Sebelumnya, saat petugas sedang mengevakuasi jenazah korban mutilasi itu, ada sebuah mobil yang masuk ke halaman indekos namun kemudian langsung kabur.
Baca Juga: Kota Depok, Kota Bekasi dan Kabupaten Sukabumi Siaga Banjir dan Longsor, Berikut Selengkapnya
Petugas yang curiga kemudian langsung mengejar mobil tersebut. Ternyata di dalam mobil tersebut ada MEL dan beberapa orang lainnya.
"Ada mobil yang datang tapi kabur, langsung kita kejar. Kita kejar akhirnya didapati beberapa orang termasuk terduga pelaku," kata Hengki [ANTARA].
Berita Terkait
-
Kota Depok, Kota Bekasi dan Kabupaten Sukabumi Siaga Banjir dan Longsor, Berikut Selengkapnya
-
Sadis, Pelaku Mutilasi Wanita di Tambun Selatan Diduga Potong Tubuh Korban dengan Menggunakan Gergaji Listrikk
-
Kasus Mutilasi Wanita di Tambun Selatan, Pelaku Diduga Potong Tubuh Korban Pakai Gergaji Listrik
-
Siapa Ecky Listiyanto, Terduga Pelaku Mutilasi Wanita di Bekasi? Sempat Dicari Istri karena Hilang
-
5 Fakta Mengejutkan Mayat Wanita Mutilasi di Bekasi, Jeratan Pinjol dan Surat di Pintu Kontarakan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka
-
Digelar Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo Sabet Rekor MURI