SuaraBekaci.id - Beredar video aksi barbar kelompok pelajar di Kabupaten Bekasi. Pada video yang viral di laman sosial media, tampak sekelompok pelajar menyerang pelajar lain dengan senjata tajam jenis celurit.
Pada video yang beredar di laman Instagram, terlihat dua orang pelajar dengan gunakan celurit berukuran besar menebas punggung pelajar lain.
Aksi barbar ini dilakukan para pelajar di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi pada Selasa (13/12).
"Tampak dari video, salah satu pelajar dibacok menggunakan senjata tajam. Belum diketahui kronologi serta asal para pelaku tawuran tersebut," tulis caption pada unggahan akun @jabodetabek.trends
Sementara pada video lain, seorang pelajar tampak mengalami luka bacok di area punggung. Jadi miris, celurit masih menancap pada punggung korban.
Sontak saja aksi barbar para pelajar ini pun menuai kritik pedas dari publik.
"Nanti kalo udah ketangkep, baru deh nangis nangis minta maaf, nyesel dll," tulis salah satu netizen.
Sebelumnya, SuaraBekaci sempat mengangkat pengakuan manta pelaku tawuran di Bekasi. Salah satu pelaku tawuran dengan inisial KIL mengaku bahwa ia dan rekan-rekannya ikut tawuran karena tak punya kegiatan positif.
KIL (20), remaja asal Bekasi yang hanya mengecam sekolah sampai kelas 3 SD ini mengaku sering tawuran karena tak punya kegiatan positif setiap harinya.
Baca Juga: Kolaborasi Pengawasan Orang Tua dan Sekolah Jadi Kunci Cegah Tawuran Antar Pelajar
"Kaya gitu (tawuran) mah, cuma buat kaya lagi bete-bete aja," ucap KIL saat ditemui SuaraBekaci, Rabu (09/11/2022).
Energi berlebih yang dimiliki para remaja tanggung lebih banyak disalurkan untuk saling melukai bahkan menghilangkan nyawa lawannya.
KIL sempat mengungkap bahwa kelompoknya dahulu mempunyai senjata tajam sebanyak 20 buah untuk aksi tawuran.
Berita Terkait
-
Kolaborasi Pengawasan Orang Tua dan Sekolah Jadi Kunci Cegah Tawuran Antar Pelajar
-
Polisi Pulangkan Belasan Pelajar Asal Subang yang Hendak Tawuran
-
Cegah Tawuran Pelajar, Ganjar Suarakan Ayo Jogo Konco
-
Cegah Pelajar Konvoi Bermotor Akan Tawuran, Seorang Montir Bengkel Malah Dilukai
-
Tawuran Antar Pelajar SMK di Kota Semarang Viral, 10 Orang Diamankan Polisi
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Hati-hati! Tabung Gas Oplosan Beredar di Jabodetabek, 10 Orang Jadi Tersangka
-
Menjawab Tantangan Urbanisasi: Mengapa Teknologi Kebersihan Kini Jadi Investasi Wajib?
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual