SuaraBekaci.id - Gempa bumi terjadi hari ini Senin (21/11) sekitar pukul 13:20 WIB. Gempa bumi yang terpusat di Cianjur, Jawa Barat, getarannya juga dirasakan oleh warga Kota Bekasi.
Dari video yang diunggah akun Bekasi24jam--jaringan Suara.com, terlihat sejumlah ASN berhamburan keluar dari kantor Pemkot Bekasi saat gempa bumi terjadi.
"Suasana kepanikan di Pemkot Bekasi saat gempa," tulis caption pada unggahan video tersebut.
Saat gempa terjadi sekitar pukul 13:20, para ASN Pemkot Bekasi segera melarikan diri dari dalam bangunan gedung.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa gempa bumi dengan magnitudo 5,6 melanda wilayah barat daya Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin pukul 13.21 WIB.
Pusat gempa bumi itu berada di koordinat 6,84 Lintang Selatan dan 107,05 Bujur Timur, sekitar 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur, pada kedalaman 10 km.
Menurut pakar tsunami BRIN Widjo Kongko, gempa Cianjur merupakan gempa dangkal yang berpotensi sangat merusak.
"Karena gempa ini dangkal, berpotensi merusak infrastruktur, rumah, atau pemukiman, di sekitar epicenter," ucap Widjo.
Wilayah Jawa Barat di bagian Selatan dan Barat Daya Sumatra menyimpan potensi gempa bumi megathrust. Meski tidak diketahui kapan gempa itu akan terjadi, namun Widjo menuturkan harus waspada terhadap ancaman tsunami dan upaya mitigasinya perlu lebih serius dan segera dilakukan.
Baca Juga: Akun BNBP Indonesia Bertanya Ada yang Merasakan Gempa, Netizen: KAMU NANYEAAA?
"Gempa yang baru saja terjadi tidak terkait langsung dengan potensi gempa megathrust," ucapnya.
Berita Terkait
-
Akun BNBP Indonesia Bertanya Ada yang Merasakan Gempa, Netizen: KAMU NANYEAAA?
-
Video Keaadaan Setelah Gempa Cianjur, Bupati Sebut Warga Histeris Rumah Hancur
-
Ada 6 Kali Gempa Susulan, Warga Sukabumi - Cianjur Diminta Tidak Berada di Dalam Rumah Dulu
-
Warga Sukabumi dan Cianjur Diminta Tak Masuk ke dalam Bangunan Usai Gempa Hari Ini
-
Gempa Cianjur Berpotensi Merusak, Begini Cara Menyelamatkan Diri saat Terjadi Gempa Bumi
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?