SuaraBekaci.id - SMA 3 Kota Bekasi yang berlokasi di Jalan Jl. Pulo Ribung Raya, Taman Galaxi Indah, Bekasi Selatan merupakan salah satu sekolah favorit di Kota Patriot.
Sekolah ini sudah berdiri sejak 1986. Awal berdirinya SMA 3 berlokasi di SMA 2 Kota Bekasi dan baru pindah ke Pekayon pada Februari 1990.
Bagi warga Kota Bekasi, SMA 3 merupakan salah satu sekolah unggalan dan favorit. Para orang tua di Bekasi banyak yang sangat ingin menyekolahkan anak-anaknya di SMA 3 Kota Bekasi.
Terbaru SMA 3 Kota Bekasi tengah jadi sorotan banyak pihak, salah satunya Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Hal ini lantaran SMA 3 Kota Bekasi diduga melakukan praktek memungut sejumlah biaya kepada orang tua siwa.
Informasi mengenai dugaan praktek meminta uang kepada orang tua siswa dengan modus sumbangan tersebut diungkap oleh Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil unggah foto tangkapan layar yang berisi pemberitahuan hasil silaturahmi pihak orang tua dan komite SMA 3 Kota Bekasi.
Di foto tangkapan layar itu, disebutkan adanya sejumlah sumbangan yang diminta kepada orang tua siswa.
Ada sumbangan awal tahun sebesar Rp4,5 juta yang dibayarkan di tahun pertama masuk sekolah. Disebutkan sumbangan tersebut dibayarkan selama siswa berada di kelas X.
Baca Juga: Ada Sumbangan Rp4,5 Juta di SMA 3 Kota Bekasi, Ridwan Kamil Perintahkan Disdik Jabar Usut Tuntas
Tak cukup uang sumbangan awal tahun, ada juga sumbangan per bulan sebesar Rp300 ribu. Dalam keterangan disebutkan uang sebungan per bulan itu dibayarkan siswa sampai lulus dari SMA 3 kota Bekasi.
Terkait hal ini, Ridwan Kamil menegaskan bahwa semua urusan anggaran pendidikan itu sepenuhnya diurus oleh negara.
Pria yang disapa Kang Emil itu pun sudah memerintah Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar untuk mengusut tuntas kasus ini.
"Saya sudah mengirimkan Kadisdik untuk menelusuri pungutan di atas, dan segera memberi sanksi jika ada pelanggaran aturan yang disengaja oleh sekolah yang bersangkutan," jelas Ridwan Kamil.
Berita Terkait
-
Ada Sumbangan Rp4,5 Juta di SMA 3 Kota Bekasi, Ridwan Kamil Perintahkan Disdik Jabar Usut Tuntas
-
Penerapan Aplikasi Digital di Pelabuhan Efektif Tekan Aktivitas Pungli
-
OTT di Kaltara, 3 Pegawai KSOP Klas III Tarakan Diamankan Polda: Pungli
-
Tertangkap Basah Lakukan Pungli, Polisi Ringkus 2 Anggota Ormas di Cilincing dengan Barbuk Rp40 Ribu
-
SMAN 1 Kota Batu Dianggap Tak Acuh pada Keluhan Wali Murid, Polres Batu Ungkap Dugaan Pungli Bersama Kejari
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Tragedi Maut Arak-arakan Sisingaan di Bekasi: 3 Kru Meninggal Tersengat Listrik
-
Kronologi Lengkap Pembunuhan WNA Korea di Bekasi: Disewa Rp139 Juta
-
Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional, Satu Orang Ditangkap?
-
Mantan Caleg DPRD Bekasi Otak Pembunuhan WNA Korea
-
Uang Umrah Rp12 Miliar Raib, Dirut Hanania Group Resmi Ditahan