SuaraBekaci.id - Pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi menetapkan Tokoh Jawa Barat almarhum KH. Ahmad Sanusi sebagai pahlawan nasional.
Ahmad Sanusi akan digelari pahlawan nasional bersama empat tokoh bangsa dari daerah lain. KH. Ahmad Sanusi merupakan salah satu anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang belum mendapat gelar pahlawan nasional.
Ahmad Sanusi juga tokoh Islam yang memperjuangkan dasar negara yang menghasilkan kompromi lahirnya negara Pancasila.
"Dari semula ada sisi kanan ingin menjadikan negara Islam, sisi kiri menjadikan negara sekuler, kemudian diambil jalan tengah lahirlah ideologi Pancasila sesudah menyetujui pencoretan tujuh kata di Piagam Jakarta," ujar Menkopolhukam Mahfud MD dalam rilis Sekretariat Presiden, Kamis (10/11/2022).
Berikut ini profil KH Ahmad Sanusi, yang merupakan Tokoh Jawa Barat ditetapkan sebagai Pahlawan nasional.
Ahmad Sanusi atau yang dikenal dengan sebutan Kiai Haji Ahmad Sanusi atau Ajengan Cantayan atau Ajengan Genteng atau Ajengan Gunungpuyuh adalah seorang tokoh Sarekat Islam dan pendiri Al-Ittahadiyatul Islamiyah (AII).
AII sendiri adalah sebuah organisasi yang bergerak di bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan dan ekonomi.
Pada awal Pemerintahan Jepang, AII sempat dibubarkan dan secara diam-diam Ahmad Sanusi mendirikan Persatuan Umat Islam Indonesia (PUII).
Ia juga merupakan pendiri Pondok Pesantren Syamsul Ulum Sukabumi dan juga pernah menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tahun 1945.
Baca Juga: 'Itu Joke Aja', PPP Tak Mau Ambil Pusing Soal Pernyataan Jokowi Bilang Pilpres 2024 Jatah Prabowo
Kelahirannya ada beberapa versi yang mengutrakannya. Ada yang menyebut Ahmad Sanusi lahir pada 12 Muharram 1305 H, sementara batu nisan di makamnya tertulis ia lahir pada tanggal 3 Muharam 1306 Hijriah.
Terminal KH. Ahmad Sanusi atau lebih dikenal dengan nama Terminal Sukabumi Baru atau Terminal Jalur merupakan terminal penumpang tipe A, yang merupakan terminal induk terbesar di kawasan Sukabumi.
Terminal ini terletak di Jalan Lingkar Selatan nomor 7, Kelurahan Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi.
Berita Terkait
-
'Itu Joke Aja', PPP Tak Mau Ambil Pusing Soal Pernyataan Jokowi Bilang Pilpres 2024 Jatah Prabowo
-
Serba-serbi Persiapan Pernikahan Kaesang dan Erina Gudono, Jalan ke Rumah Mendadak Diaspal
-
Kumpulan Quote Pahlawan Indonesia yang Menginspirasi, Pembakar Semangat Nasionalisme
-
Bikin Warga Jabar Bangga, Bos PKS Ucapkan Terima Kasih pada Presiden Jokowi
-
Kisah Soeharto, Dokter Pribadi Bung Karno Asal Tegalgondo Klaten yang Kini Jadi Pahlawan Nasional
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi