SuaraBekaci.id - Ketua umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule hadir sebagai bintang tamu di Close the Door kanal Youtube Deddy Corbuzier. Video yang baru diunggah satu jam lalu ini tentu saja langsung menarik perhatian publik.
Pasca tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang itu, Iwan Bule irit bicara kepada media. Ia pun tak banyak beraktivitas di laman sosial media miliknya.
Pada awal video, Deddy Corbuzier langsung memberikan pernyataan menohok kepada Iwan Bule. Deddy mengatakan bahwa ia beberapa waktu lalu bertemu dengan petinju Daud Yordan.
"Dia (Daud Yordan) keluar kata-kata yang menarik, dia tanya ke saya begini. Mas Ded, tahu gak bedanya tinju sama sepak bola?" kata Deddy Corbuzier.
"Bedanya apa? Tidak ada pertandingan tinju yang diakhiri dengan sepak bola, yang ada pertandingan sepak bola diakhir dengan tinju," ucap Deddy sambil tertawa.
Mendengar penjelasam dari Deddy itu, Iwan Bule hanya tertawa kecil dan mengatakan, "Menarik juga yah"
"Tapi sekarang Alhamdulillah hampir menurun," lanjutnya.
Mendapat sanggahan dari Iwan Bulen itu, Deddy pun langsung ke materi pokok pembicaraan yakni soal Tragedi Kanjuruhan.
"Nah ini pak. Langsung ini pak. Saya mewakili netizen nih pak, karena kan anginnya ada di bapak semua. Yang diserangkan pak Iwan terus nih," ucap Deddy.
Baca Juga: Setelah Sebulan Dirawat, Pasien Korban Tragedi Kanjuruhan Dipulangkan ke Sidoarjo
"Saya juga agak bingung nih pak, yang nembak gas air mata polisi, kok yang kena bapak. Terus kok bapak diam aja nih, bapak juga mantan polisi, saling melindungi lha," tambah Deddy.
Mendengar pernyataan Deddy, Iwan Bule hanya menjawab singkat, "Bisa aja,"
Dalam podcast berdurasi 48 menit tersebut, Iwan Bule d menit pertama menjelaskan soal keberadaannya di Tragedi Kanjuruhan.
Dijelaskan Iwan Bule bahwa saat tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022, ia menonton di rumah. Lalu Iwan Bule mendapat kabar dari Malang, awalnya enam orang meninggal dunia.
Menurut Iwan Bule, ia terus berkomunikasi dengan semua pihak termasuk dengan Sekjen PSSI hingga subuh dan terus mendapat kabar soal bertambahnya korban jiwa hingga ratusan orang.
"Besoknya saya berangkat ke Malang jam 8," ucap Iwan Bule.
Berita Terkait
-
Setelah Sebulan Dirawat, Pasien Korban Tragedi Kanjuruhan Dipulangkan ke Sidoarjo
-
Media Malaysia Jagokan Erick Thohir Pengganti Iwan Bule, Apa Pertimbangannya?
-
Hantam Moldova, PSSI Harap Timnas Indonesia U-19 Makin Siap Hadapi Piala Dunia U-20 2023
-
Kunjungi Posko Pelayanan Psikologi UMM, Kementerian PPPA Dukung Trauma Center Tangani Anak Korban Kanjuruhan
-
Malapetaka Usai Protokol Pandemi Covid-19 Dilonggarkan, Ratusan Orang Tewas Saat Berada di Kerumunan Massa
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Begini Kisah Heroik Tragedi Berdarah Sasak Kapuk, Ubah Bekasi Jadi Lautan Api
-
Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia
-
Rela Datang Jam 5 Pagi dari Bekasi, Demi Kaos Gratis HUT RI di Monas
-
BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan
-
Gubernur Dedi Mulyadi Bakal Sulap 5 Desa di Bekasi Berwajah Sunda