SuaraBekaci.id - Pemerintah Kota Jakarta Timur mengebut penataan makam Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum atau TPU Bambu Apus di Jl Bambu Wulung, Bambu Apus, Kecamatan Cipayung.
"Targetnya pada Desember nanti rampung 100 persen. Seluruh plakat nisan menggunakan bahan dari batu granit," kata Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Atang Setiawan, di Jakarta, Sabtu (29/10/2022).
Atang mengatakan program pemasangan plakat di area makam Covid-19 di TPU Bambu Apus itu telah dilakukan sejak awal Oktober 2022.
Atang menambahkan program yang dikemas dalam bentuk "Plakatisasi TPU" itu sudah memasang sekitar 300 dari sekitar 900 plakat nisan di atas pusara korban Covid-19 yang dimakamkan di lokasi tersebut.
Dia mengatakan selain dipasangi plakat, makam korban Covid-19 itu juga di atasnya ditanami rumput Peking atau Manila, seperti di TPU Pondok Ranggon. Hal itu dilakukan agar makam-makam tersebut dapat tertata dengan rapi dan apik sebagai bentuk penghormatan kepada warga korban Covid-19.
"Ini sebagai bentuk penghormatan kepada warga korban Covid-19," ujar Atang.
Sebelumnya Pemerintah Kota Jakarta Timur menyiapkan program penataan kawasan permakaman warga korban Covid-19 di TPU Bambu Apus, Kecamatan Cipayung.
Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Djauhar Arifin mengatakan program penataan makam yang disebut 'Plakatisasi TPU' itu akan dimulai pada Oktober 2022. Mulai pekan pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada para ahli waris makam tersebut.
Sosialisasi juga dilakukan dengan cara memasang spanduk di TPU Bambu Apus. Spanduk itu berisikan informasi bahwa semua petak makam Covid-19 di TPU tersebut akan ditata.
Baca Juga: Pemkot Jaktim Siagakan 150 Personel Tangani Banjir di Duren Sawit
"Anggaran yang disiapkan untuk kegiatan ini sekitar Rp900 juta dari APBD 2022," kata Djauhar. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK