SuaraBekaci.id - Relawan Anies Baswedan siap untuk melakukan konsolidasi dan kordinasi dengan partai Nasdem demi bisa bisa menangkan mantan Gubernur DKI Jakarta itu di Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.
Salah satu basis relawan Anies Baswedan yakni relawan Sumatera Utara Persatuan Pengamal Tarekat Islam (Relasumut PPTI) yang berafiliasi dengan Konfederasi Nasional Relawan Anies (KoReAn) bertemu dengan pimpinan wilayah Partai Nasdem Provinsi Sumatera Utara membicarakan hal tersebut.
Menurut ketua DPW Partai NasDem Sumut Iskandar, setidaknya ada lima hal yang disepakati antara partai dan relawan dalam rapat konsolidasi yang dilakukan hari ini. Pertama, kedua belah pihak menyepakati persatuan dan kesatuan bangsa menjadi hal yang utama dari kepentingan kelompok, suku, agama, maupun golongan.
“Kedua, kami menyatakan bahwa Partai NasDem dengan relawan berdiri sama tinggi, duduk sama rendah. Artinya, ada kesetaraan sehingga kami bisa bekerja dengan baik dengan menerapkan sistem gotong-royong,” ujarnya mengutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com
Selanjutnya terkait pembentukan sekretariat bersama (Sekber). Nantinya Sekber ini akan menggodok program-program kerja ke depan. Lalu membentuk sekolah politik dan akan menginventarisir Kartu Tanda Anggota (KTA) relawan.
Kesepahaman yang paling penting adalah menyosialisasikan Anies Baswedan dengan santun, damai dan penuh kesejukan. Tidak dengan cara-cara menghasut, memfitnah, dan melakukan sumpah serapah.
“Kami juga menyepakati simbol perlawanan yaitu dengan meletakkan telunjuk di bibir untuk menghadapi buzzer dan provokator yang ingin memecah belah bangsa. Artinya kita minta mereka diam dan kita juga akan diam,” ucap Iskandar.
“Tapi saya pastikan, satu detik pun mulut para pendukung tidak akan pernah tertutup menyosialisasikan Pak Anies ke keluarga, sahabat, tetangga dan masyarakat luas untuk mengantarkannya menjadi presiden,” ungkapnya.
Sementara itu, pembina Relawan Anies Komunitas PPTI Sumut, Khalifah Sutan Jalaluddin Siregar SH, mengaku sangat bersemangat atas komunikasi yang baik dan keberanian partai Nasdem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres.
Baca Juga: Perjalanan Karier Politik Wanda Hamidah: Gabung PAN, Pindah NasDem, Kini Beralih ke Golkar
"Tidak hanya perolehan suara Partai Nasdem yang meningkat tapi keberkahan dari Allah SWT juga akan diperoleh Nasdem karena telah mengantarkan orang baik dan tepat menjadi Calon Presiden RI di 2024,” kata Sutan Jalaluddin.
Tag
Berita Terkait
-
Perjalanan Karier Politik Wanda Hamidah: Gabung PAN, Pindah NasDem, Kini Beralih ke Golkar
-
Rekam Jejak Kepemimpinan Ridwan Kamil, Jadi Modal Maju Pilpres 2024?
-
Kedatangan Anies untuk Temui Jokowi di Istana Luput dari Pantauan, Ternyata Lewat Pintu Ini
-
Sesuai Visi Misi Golkar, Airlangga Bagi-bagi Mobil Listrik Buat DPP Golkar: Biar Tahu-tahu Kita Sudah di Depan
-
Digadang Jadi Cawapres, Ridwan Kamil Tak Mau Terlalu Berharap, tapi..
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Sekolah Rakyat Asah Bakat Siswa Miskin Lewat Taekwondo dan Seni Tari
-
Pemilik Rekening Buat Transaksi Narkoba Erwin-The Doctor Ditangkap
-
Satu Keluarga Tewas dalam Kebakaran, Polisi Selidiki Dugaan Sepeda Listrik yang Sedang Isi Daya
-
Gunung Sampah 20.000 Ton di Bekasi Akhirnya Diangkut, 18 Truk Dikerahkan!
-
Hati-hati! Tabung Gas Oplosan Beredar di Jabodetabek, 10 Orang Jadi Tersangka