SuaraBekaci.id - Identitas mayat terbungkus plastik hitam dan dilakban yang ditemukan di bawah tol Becakayu, Kota Bekasi berhasil diungkap kepolisian.
Menurut Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki, mengungkap identitas korban adalah seorang perempuan berusia 36 Tahun.
"Inisial AYR kelahiran tahun 1986," ucap Hengki. Kombes Hengki juga menambahkan bahwa korban ada seorang karyawan swasta.
Sementara itu, pihak keluarga korban pada Selasa (18/10) siang telah mendatangi RS Polri Kramat Jati.
"Saya dapat telpon dari kakak saya, sekitar jam 03.00 WIB, setelah subuh, kalau adik saya sudah tidak ada," kata kakak korban, Yoris mengutip dari Antara.
Ia mengaku, pihaknya datang ke RS Polri untuk mengambil adiknya jenazah bernama Ade Yunia Rizabani (36).
Yoris menambahkan bahwa korban tinggal sendiri di indekos Jakarta Barat.
Dia mengatakan terakhir melakukan komunikasi dengan adiknya itu pada Senin (17/10) siang sekitar pukul 13.00 WIB.
"Saya WA dia dimana, mau ketemu. Tapi tidak bisa karena dia lagi sibuk kerja," ujar Yoris.
Baca Juga: Pembuang Mayat Perempuan di Bawah Tol Becakayu Bekasi Ditangkap, Begini Penjelasan Polisi
Yoris mengatakan ketika ia berusaha untuk menghubungi adiknya lagi pada sore harinya sudah tidak ada balasan dari yang bersangkutan.
"Pas saya cek lagi sekitar jam tiga sore sudah tak bisa dikontak. Malam, saya telpon sekitar jam 9 sudah tidak diangkat," kata Yoris.
Keluarga korban hingga saat ini belum mengetahui penyebab kematian dari Ade Yunia Rizabani tersebut.
Dia pun meminta pihak kepolisian terutama Polres Metro Bekasi Kota untuk mengungkap penyebab kematian korban.
Sebelumnya, warga dikejutkan dengan penemuan mayat perempuan terbungkus kantong plastik di kolong Tol Becakayu, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (17/10) malam sekitar pukul 21.30 WIB.
Mayat terbungkus plastik itu pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak mengganti ban truk di dekat lokasi kejadian.
Berita Terkait
-
Pembuang Mayat Perempuan di Bawah Tol Becakayu Bekasi Ditangkap, Begini Penjelasan Polisi
-
Identitas Jasad Pria Mengambang Dengan Tangan Terikat Di Waduk Jangari Terungkap, Namanya Syaifudin Maulana Asal Blora
-
Dede Hidayat Ditemukan Tewas Terbujur Kaku di Kontrakan di Rau Serang
-
Warga Sergai Geger, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Persawahan
-
Buang Mayat Wanita Terbungkus Plastik Hitam di Kolong Tol Becakayu, Pelaku Tertangkap di Pondok Gede Siang Tadi
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak