SuaraBekaci.id - Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana baru-baru ini melakukan rotasi, promosi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Sebanyak 44 pejabat di lingkungan Pemkab Karawang diambil sumpahnya dan dilantik jabatan baru. Mereka di antaranya lima pejabat pimpinan tinggi pratama, 15 camat, pejabat administrator, pengawas serta 24 pejabat fungsional.
Usai melakukan pelantikan, bupati cantik Cellica Nurrachadiana ini mengatakan, bahwa di Pemkab Karawang tidak ada jual beli jabatan.
Ia menyebutkan, bahwa proses promosi, rotasi, dan mutasi ASN di lingkungan Pemkab Karawang dilihat dari aspek kinerja, loyalitas dan integritas sebagai ASN.
"Tidak boleh ada praktik jual beli jabatan," katanya, mengutip dari Antara, Selasa (18/10/2022).
Ia meminta kepada pejabat yang dilantik untuk menyelesaikan target kinerja 2022 secepat mungkin dan infomasikan keberhasilan kerja Pemkab Karawang agar masyarakat mengetahui dan merasakan kehadiran pemerintan daerah.
Sementara itu, terkait masih banyaknya jabatan kosong di lingkungan Pemkab Karawang, bupati mengaku akan menggelar open bidding terbuka setelah ada rekomendasi KASN dalam kurun waktu kurang lebih satu pekan ke depan.
Menurut bupati, dirinya sebagai pejabat pembina kepegawaian mengajak seluruh ASN mengikuti open bidding yang digelar terbuka, agar ia bisa memilih calon terbaik untuk mengisi jabatan yang ada.
Informasi yang dihimpun, sejumlah jabatan kepala dinas dan kepala badan di lingkungan Pemkab Karawang cukup banyak yang kosong, hanya dijabat pelaksana tugas.
Baca Juga: Tak Patut Ditiru, Aksi Pejabat Ini Sengaja Buang Sampah ke Sungai Tuai Kecaman
Kekosongan jabatan itu ada yg sudah berlangsung selama lebih dari setahun.
Di antara jabatan tinggi kepala dinas atau jabatan pimpinan tinggi pratama yang kini masih kosong, diisi oleh pelaksana tugas ialah Kepala Disnakertrans, Dishub, Dinsos, Bappeda, Koperasi dan UMKM, BPBD dan lain-lain. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Tak Patut Ditiru, Aksi Pejabat Ini Sengaja Buang Sampah ke Sungai Tuai Kecaman
-
Bantah Isu Jual Beli Jabatan di Pemkab Karawang, Cellica Nurrachadiana Ungkap Ini
-
Kronologis Angkot Terguling di Karawang Sebabkan Satu Orang Tewas
-
Dor! Warga Ciamis Nyaris Tewas Ditembak Perampok di Karawang
-
Innalillahi, Angkot Rombongan Pelayat Terguling di Karawang, Satu Orang Tewas di Tempat
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai
-
Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel