SuaraBekaci.id - Sebanyak 700 santri asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat berangkat ke Ponorogo, Jawa Timur untuk melanjutkan kegiatan belajar mereka di Pondok Pesantren Modern Gontor.
Kebarangkatan ratusan santri itu pun difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesra pada Setda Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti mengatakan pemerintah daerah memberikan dorongan semangat kepada para santri yang sedang menimba ilmu di Pondok Pesantren Gontor.
"Pesan dari Penjabat Bupati Bekasi, Pak Dani Ramdan agar mereka tetap bersemangat dan sungguh-sungguh dalam menuntut ilmu agar kelak menjadi orang-orang yang sukses sehingga mampu berkontribusi bagi Kabupaten Bekasi," katanya usai melepas santri di Cikarang, Sabtu (15/10/2022).
Sri Enny juga memastikan pemerintah daerah selalu membantu serta mendukung penuh program-program para santri asal Kabupaten Bekasi yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat.
"Kalau yang bisa kita kerjakan dari pemerintah daerah pasti kita dukung sepenuhnya, asalkan bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Ia berharap para santri Gontor asal Kabupaten Bekasi bisa memberikan yang terbaik untuk daerah sekaligus menjadi generasi penerus bangsa yang berguna khususnya bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.
"Sejalan dengan program pemerintah daerah dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, tidak hanya dalam ilmu pengetahuan dan wawasan saja melainkan akhlak dan budi pekerti," ucapnya.
Pengurus Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Kabupaten Bekasi Aboy Maulana memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi yang telah memfasilitasi dan mendukung kelancaran keberangkatan para santri Gontor.
"Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi yang telah mendukung kegiatan ini dan terus menyemangati para santri untuk kembali ke tempat belajar. Semoga mereka ke depan bisa memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat Kabupaten Bekasi," kata dia. [Antara]
Berita Terkait
-
Kali Bekasi Kembali Hitam dan Berbusa, Diduga Tercemar Limbah
-
Masih Diburu Polisi! Syekh Ahmad Al Misry Cabuli 5 Santri Pakai Iming-iming Kuliah di Mesir
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Ini Bisa Kuliah di Kedokteran Gigi
-
Massa Bergerak Geruduk Rumah di Bekasi Cari MC Booth Miras Acara The Sound Project
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka