SuaraBekaci.id - Pemain berdarah Indonesia Mees Hilgers angkat bicara bahwa dirinya gagal membela tim Merah Putih disebabkan faktor adanya larangan dari orang tua.
Sebelumnya, Ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan saat itu bahwa Mees Hilgers dan Kevin Diks tak mendapat restu dari orang tua membela timnas Indonesia.
Namun Mees Hilgers kemudian membantah pernyataan tersebut. Kepada media Belanda, Elfvoetbal, ia menyebut tak ada larangan dari orang tuanya membela timnas Indonesia.
"Media di sana mengatakan bahwa orang tua saya tidak mengizinkan saya, tetapi itu sama sekali tidak benar. Saya masih terbuka untuk itu (membela timnas Indonesia), tetapi saya masih berumur 21 tahun," ungkapnya.
Wali Kota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi dijatuhi vonis lebih berat dari tuntutan jaksa dalam kasus persekongkolan pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung menjatuhkan vonis hukuman selama 10 tahun penjara.
Ketua Majelis Hakim Eman Sulaeman menyebut Rahmat bersalah sesuai dengan Pasal 12 huruf a, Pasal 12 huruf b, dan Pasal 12 huruf f Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.
1. Tok! Wali Kota Bekasi Nonaktif Rahmat Effendi Divonis Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa
Wali Kota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi dijatuhi vonis lebih berat dari tuntutan jaksa dalam kasus persekongkolan pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung menjatuhkan vonis hukuman selama 10 tahun penjara.
2. Bantah Iwan Bule, Mees Hilgers: Tak Benar Orang Tua Saya Melarang Bela Timnas Indonesia!
Pemain berdarah Indonesia Mees Hilgers angkat bicara bahwa dirinya gagal membela tim Merah Putih disebabkan faktor adanya larangan dari orang tua.
Sebelumnya, nama Mees Hilgers sempat digadang-gadang untuk menjadi bagian dari Timnas Indonesia. Namun proses naturalisasi pemain FC Twente itu berakhir pada Februari 2022.
Tag
Berita Terkait
-
Kedoknya Terbongkar, Kondisi Suprapti 'Penjual Dawet' Kanjuruhan Diungkap Polisi: Ketakutan Dicari-cari Banyak Orang
-
Bukan Miras, Ini Isi Dua Kardus yang Disita Polisi Saat Tragedi Kanjuruhan
-
Sosok 'Penjual Dawet Kanjuruhan' Muncul, Bersimpuh Memohon Maaf ke Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan
-
Sepakat dengan Shin Tae-Yong, Asnawi Mangkualam juga Bela Iwan Bule
-
Shin Tae-yong Sebut Iwan Bule Banyak Berjasa untuk Sepak Bola Indonesia
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK