SuaraBekaci.id - Pemilu legislatif dan pemilu presiden tahun 2024 diprediksi bakal berlangsung panas. Persaingan bakal ketat.
Tiap partai dan koalisi akan menjalankan strategi-strategi unggulan mereka untuk meraup suara terbanyak.
Saat ini, berbagai prediksi tentang partai mana yang bakal meraup suara terbanyak sudah bermunculan.
Menurut analisa Direktur Political and Public Policy Studies Jerry Massie, Senin (10/10/2022), pada pemilu legislatif 2024, Partai Golongan Karya akan menjadi partai lima besar.
Jerry Massie menyebut tokoh Golkar yang berpengaruh, di antaranya Ketua DPD Partai Golkar Ahmed Zaki Iskandar memiliki kontribusi yang tidak sedikit.
Menurut Jerry banyak terobosan baru yang dibuat dan perubahan yang terjadi di lapangan.
Partai Golkar merupakan partai terlama di Indonesia. Partai ini eksis sejak masa Soeharto berkuasa.
Jerry juga memprediksi Partai Golkar akan naik daun di pilkada Jakarta tahun 2024.
Jerry mengatakan Partai Golkar memang hanya memiliki enam kursi di DPRD Jakarta atau di bawah Nasional Demokrat yang meraih tujuh kursi.
Baca Juga: Ketua Umum Partai Golkar Berikan Mobil Listrik ke Puan Maharani
Fraksi PDI Perjuangan memiliki kursi terbanyak yaitu 28 kursi, Gerindra (19 kursi), PKS (16 kursi), Demokrat (10 kursi), PAN (9 kursi), dan PSI (8 kursi).
Walaupun Golkar berada di posisi kedelapan, Jerry memprediksi jumlah kursi PSI, PAN, dan PDI Perjuangan bakal berkurang. Menurut Jerry, Golkar dapat merebut peluang penambahan 10 sampai 11 kursi pada pemilu legislatif 2024.
Menurut Jerry ada peluang bagi Zaki untuk dapat masuk bursa pilkada Jakarta tahun 2024.
Jerry memprediksi jika hal itu berhasil, partai yang berpeluang besar berafiliasi dengan Partai Golkar yaitu PKS.
Jerry menyebut komunikasi politik kedua partai sudah berjalan baik dan peluang untuk memenangkan pilkada terbuka lebar.
Berita Terkait
-
Kisah Masa Lalu Bahlil Lahir dari Anak ART: Ibu Saya Tukang Cuci, Ayah Buruh
-
Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan
-
Bahlil Wajibkan Anggota DPR dari Golkar Ikut TOT: Biar Tahu Mana Kepentingan Partai dan Pribadi
-
Golkar Pertanyakan Efektivitas Kabinet Bayangan, Sarmuji: Siapa yang Menindaklanjuti?
-
Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Produsen Keju Nasional Gandeng Perusahaan Prancis, Industri Keju Indonesia Naik Kelas
-
Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR
-
Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target
-
BRI Dorong UMKM Tumbuh Lewat Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara
-
Danantara Butuh Waktu 3 Tahun Bangun PSEL Bekasi