SuaraBekaci.id - Viral video memperlihatkan suporter yang selama ini memiliki rekam jejak permusuhan, Jakmania dan Bobotoh saling jabat erat dan bernyanyi bersama.
Dalam video yang dibagikan sejumlah akun Twitter seperti akun @Altschmesteast_ memperlihatkan indah perdamaian yang diserukan oleh dua basis suporter ini.
Pertemuan antara Viking dan Jakmania terjadi pada Sabtu 8 Oktober 2022 di Bandung. Pertemuan ini adalah kesadaran kolektif yang digagas para suporter pasca tragedi Kanjuruhan, Malang.
Pertemuan antara Viking dan Jakmania merupakan doa bersama untuk Aremania yang menjadi korban di Tragedi Kanjuruhan. Mengutip dari AyoBandung--jaringan Suara.com, doa bersama untuk korban Kanjuruhan berlangsung di GOR Saparua, Kota Bandung.
Ada semangat dan kesadaran bersama dari para suporter untuk menunjukkan bahwa mereka bukan bagian dari kelompok yang hanya tonjolkan kekerasan saat mendukung tim kesayangan.
Wafatnya 131 Aremania di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 membawa energi baru dan positif di kalangan suporter. Viking dan Jakmania misalnya coba untuk menghilangkan masa lalu mereka yang dikenal publik rentan dengan aksi kekerasan.
Pada video yang dibagikan terlihat para supoter Viking dan Jakmania saling bernyanyi bersama. Tak ada sekat dan aura permusuhan di antara para suporter di video tersebut.
"Di sana Viking, Di sana The Jack, di mana-mana kita saudara," nyanyi bersama para suporter ini.
Video ini pun membuat publik di laman sosial media berasa mimpi dan merinding melihat kedewasan serta keinginan suporter untuk sepak bola Indonesia lebih baik.
Baca Juga: Fakta Kanjuruhan : Pengerahan Gas Air Mata Dilakukan Pada Pertengahan Babak
"Berasa Mimpi," tulis salah satu netizen.
"senyum2 liatnyaa, ademm tenannn," sambung akun lainnya.
"Mari bersama, rawat segala hal baik, satukan tekad kawal terus," tambah akun lainnya.
"Kalo supporternya udah bersatu, next step tinggal tuntut klub masing2 untuk menggunakan hak voters nya dengan bijak saat pemilihan ketum PSSI. Cuma dari situ Revolusi PSSI bisa dimulai. Persija, Persib, Arema, Persebaya itu Asset PSSI. Ketika 4 klub itu berontak, habislah PSSI," tambah akun lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Fakta Kanjuruhan : Pengerahan Gas Air Mata Dilakukan Pada Pertengahan Babak
-
Tragedi Kanjuruhan Dinilai Kejahatan Terstruktur, Polisi Bersenjata Gas Air Mata Dikerahkan di Pertengahan Babak Kedua
-
Suporter Borussia Dortmund Dukung Pengusutan Tragedi Kanjuruhan secara Adil, Netizen: Danke!
-
Doa Bobotoh Menggema di Gor Saparua, Sepekan Tragedi Kanjuruhan
-
Netizen Ramai Minta Iwan Bule Mundur, Sosok Ignasius Jonan Muncul Diminta Jadi Ketum PSSI
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bukan Sekadar Event, Ini Cara Specteve Membuktikan Bekasi Punya Identitas Kultural
-
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Eksploitasi Anak
-
Kemendagri Percepat Dokumen Kependudukan Keluarga Korban Kecelakaan KRL
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah