SuaraBekaci.id - Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan pihaknya menyiapkan skema alternatif sebagai upaya mencegah dan mengendalikan inflasi daerah selain melalui pemberian bantuan program perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak.
Menurutnya, strategi untuk mencegah terjadi inflasi di daerah itu dilakukan dengan upaya menjaga kestabilan harga komoditas bahan kebutuhan pokok masyarakat.
Dia menyebutkan salah satu komoditas yang terkonfirmasi mengalami kenaikan harga saat ini adalah kedelai impor. Pihaknya telah mengirimkan surat kepada pemerintah pusat untuk mencari solusi terutama dalam hal subsidi harga maupun substitusi bahan.
Pemerintah daerah telah menyiapkan upaya substitusi kedelai impor dengan menanam kedelai lokal di area seluas 200 hektare disertai pengawasan dan pendampingan.
"Sudah ditanam supaya nanti dalam dua bulan ke depan barangkali tetap sulit, kedelai lokal bisa menggantikan untuk jangka panjang. Tentu kita akan terus kembangkan penanaman kedelai lokal ini agar kualitas bisa mencapai kedelai impor," ucapnya, Jumat (7/10/2022).
Dani menyebutkan untuk komoditas-komoditas lain di Kabupaten Bekasi masih terpantau aman, meskipun stok beras sudah menipis, serta cabai yang masa panen akan habis di akhir Bulan Oktober 2022.
Pihaknya telah menginstruksikan dinas perdagangan membuat neraca sampai akhir tahun. Hal itu dilakukan agar dapat mengetahui komoditas mana saja yang terancam ataupun berpotensi mengalami kenaikan harga sekaligus menjaga pasokan pangan.
Pemkab Bekasi juga menguatkan lumbung pangan di lima titik yakni Desa Ridogalih Kecamatan Cibarusah, Desa Kertarahayu; Setu, Desa Karangsatu; Karangbahagia, Desa Sukamantri; Tambelang, serta Desa Sukadaya, Kecamatan Sukawangi sebagai upaya menjaga ketahanan pangan.
"Kabupaten Bekasi mendapat bantuan dari provinsi pembangunan leuit (lumbung) untuk ketahanan pangan di desa-desa. Ada lima titik dimungkinkan bertambah dan ini akan kita isi agar desa mempunyai ketahanan pangan saat panen, menyimpan sebagian padi untuk kemarau," katanya.
Baca Juga: Cara Tahu Apakah Pesan Sudah Terbaca di Android, Simak Ya!
Kemudian gerakan panen cepat tanam yang juga menjadi salah satu strategi dalam mengendalikan inflasi. Dani juga telah menginstruksikan dinas pertanian mulai tahun depan agar tidak hanya memberikan bantuan benih padi saja melainkan juga benih pangan cepat panen.
"Benih ini kita sebarkan ke petani, ke warga melalui PKK, maupun kelompok wanita tani agar bisa mengintensifkan ketersediaan pangan melalui pemanfaatan lahan perkarangan, kebun, atau lahan lain," kata dia.
Dani menjelaskan program perlindungan sosial sebagai bantuan utama warga terdampak sekaligus mencegah inflasi dilakukan dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 18 miliar untuk 11 kategori penerima bantuan.
"Saya sudah instruksikan TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) agar dana pengendalian inflasi ini tepat sasaran dan harus diselesaikan dalam dua minggu ke depan. Saya juga minta ada sosialisasi agar masyarakat tahu apa maksud dari program tersebut. Ini betul-betul harus digenjot agar program perlindungan sosial kita bisa berjalan di tengah masyarakat," kata dia. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Di Balik Lonjakan Surplus Perdagangan: Impor Melambat, Produksi Tertekan
-
Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban
-
HUT ke-45 Warkaban, BBPPVP Bekasi Siap Lanjutkan Pelatihan Kerja untuk Transmigran
-
Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tempe Terpaksa Kecilkan Ukuran
-
Bangun Kedaulatan Warga, Lingkar Keadilan Ruang Gagas Riset Konsumsi
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Aksi Ekstrem Jambret Pakai Kawasaki Ninja, Rampas HP Pakai Dua Tangan
-
BRI Dorong Penyuluh Antikorupsi Jadi Teladan Integritas di Tempat Kerja
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai
-
MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata
-
BRI Kembali Dukung Atlet Nasional, Semangati Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026