SuaraBekaci.id - Video-video yang memperlihatkan kengerian di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 berseliweran di laman sosial media. Terbaru, viral video yang memperlihatkan momen bahagia keluarga kecil yang terdiri dari ayah, ibu dan seorang anak kecil.
Pada video tersebut, terlihat ekspresi bahagia dari si ibu, ayah dan anak memberi dukungan untuk Arema yang bertanding melawan Persebaya pada hari kelabu itu.
"Sebelum ada gas air mata," tulis keterangan pengunggah video tersebut. Dalam video terlihat juga, gelang tiket pertandingan Arema vs Persebaya yang memperlihatkan keluarga kecil tersebut berada di VVIP.
Kecerian dan kegembiraan itu berubah menjadi horor setelah pertandingan berakhir. Gas air mata yang ditembakkan polisi ke arah tribun penonton membuat kepanikan melanda suporter di Kanjuruhan.
"Gas air mata," tulis si pengunggah video dengan memperlihatkan kondisi Stadion Kanjuruhan yang ricuh dan kabut akibat tembakan gas air mata di sejumlah titik stadion.
"Video sebelum asap gas air mata sampai di tribun VVIP. Ini gas air mata bener-bener sakit di mata dan hidung. Hidungku sampai sekarang rasanya masih sakit. Anakku sampai batuk-batuk," cerita si pengunggah video.
Menurut si pengunggah video, saat kejadian berlangsung, ia, suami dan anaknya itu berusaha untuk keluar dari stadion. Namun sempat tertahan karena pintu tertutup.
"Pak bukain bawa anak kecil, Akhirnya cuma kita aja yang bisa keluar. Lainnya gak boleh. Ntah kenapa begitu aku masih gak paham. Allahh kasih jalan buat aku, suami dan anakku," tulisnya.
Ratusan orang menjadi korban di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022, tempat berlangsungnya pertandingan Arema FC vs Persebaya dalam lanjutan Liga 1 2022-23.
Liputan tim Malang Suara.com dengan judul "Kengerian di Pintu 13, yang Sebenarnya Terjadi saat Tragedi Kanjuruhan" jadi trending topic di laman Twitter.
Publik dibuat terhenyak, sedih dan geram dengan fakta horor yang terjadi di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 dari hasil liputan tim Suara.com.
Dari cerita Eko Arianto, salah satu saksi mata tragedi Kanjuruhan terungkap pintu 13 kuburan massal para suporter. Dari arah lapangan, polisi terus tembakkan gas air mata.
Para suporter terdesak tak bisa keluar. Gerbang terkunci rapat. Di gate itu, ratusan nyawa melayang.
Eko yang pada malam itu tidak menonton ke dalam stadion, terhenyak saat melihat pemandangan mengerikan di pintu 13.
Para Aremania yang terdiri dari laki, perempuam hingga anak-anak terperangkap tak bisa keluar. Kepanikan jelas tergamar di sana, dari arah lapangan, terdengar suara tembakan gas air mata yang ditujukan kepada mereka.
Tag
Berita Terkait
-
Komnas HAM Periksa Polisi dan TNI, Hasil Investigasi: Pemantik Tragedi Kanjuruhan Diduga karena Gas Air Mata
-
Fans K-Pop Open Donasi untuk Korban Kanjuruhan, Kumpulkan Dana hingga Ratusan Juta
-
Fokus Sidik Kelalaian Pada Tragedi Kanjuruhan, Polri Periksa 35 Saksi
-
Erick Thohir saat bertemu Presiden FIFA, Gianni Infantino di Doha, Qatar, Rabu 5 Oktober 2022
-
Kirim Ungkapan Duka Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Raja Charles: Saya Sangat Sedih
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Profil Mojtaba Khamenei Pemimpin Tertinggi Baru Iran, Disebut Trump Tidak Akan Berumur Panjang
-
Kawasan Jababeka Cikarang Jadi Kota Wisata Industri Pertama di Indonesia
-
Bukan Jatuhkan Pemerintah, Ini Tujuan Diskusi Tokoh Lintas Generasi dengan Jusuf Kalla
-
Viral! Aksi Lima Mobil Zig-Zag di Tol Becakayu, Polisi Cuma Kasih Teguran Lisan?
-
Teheran Minta Rusia Gunakan Pengaruh Global untuk Dukung Hak Sah Iran