SuaraBekaci.id - Salah satu tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Kuat Maruf hari ini ditampilkan ke hadapan awak media oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Kuat Maruf ditampilkan bersama Bripka Ricky Rizal oleh pihak Kejagung.
Momen saat Kuat Maruf dan Bripka Ricky pun jadi viral di laman media sosial. Terlihat dalam video itu Kuat dan Ricky Rizal muncul di lobi Jampidum.
Dalam video, Kuat dan Ricky Rizal menggunakan rompi tahanan dan tangan diborgol. Kuat terlihat gunakan rompi dengan nomor 54 sementara Ricky dengan rompi bernomor 44.
Awalnya kedua tersangka ini memakai masker saat dihadapkan kepada awak media. "Maskernya buka, Pak, maskernya!" teriak beberapa orang di video tersebut.
Salah satu orang kejaksaan yang berdiri di samping keduanya pun dengan sigap menuruti permintaan tersebut. Masker Kuat dan Ricky pun dicopot.
Saat masker dibuka, Kuat jadi sasaran kemarahan sejumlah orang yang hadir di gedung Kejaksaan. Mereka memberi umpatan kepada Kuat yang sejak awal muncul hanya tertunduk.
"Supir belagu," teriak salah satu orang dalam video tersebut.
Bahkan saat Kuat tetap menunduk, ia kembali diteriaki oleh awak media. "Woy sopir," Kuat Maruf pun kemudian sedikit melirik ke arah depan.
Sedangkan Bripka Ricky terlihat berusaha tenang dan tetap mengarah ke depan awak media.
Baca Juga: Catat, Kejaksaan Janjikan Tidak Ada Perlakuan Khusus untuk Ferdy Sambo dan Tersangka Lainnya
Sementara itu sosok Bharada E juga ditampilkan oleh Kejagung pada hari ini. Bharada E ditampilkan paling terakhir. Terlihat dari video live salah satu televisi nasional yang diunggah ulang sejumlah akun di Instagram, Bharada E terlihat gunakan rompi tahanan dengan nomor 89.
Di balik rompi, Bharada E terlihat menggunakan kaos berwarna cokelat. Meski terlihat cukup bugar, Bharada E terlihat lesu saat menghadap ke arah awak media.
Video kondisi Bharada E ini pun memancing komentar publik di laman sosial media. Salah satu yang disorot publik ialah soal borgol yang dipakaikan kepada Bharada E.
Terlihat Bharada E menggunakan borgol besi di kedua tangannya. Hal berbeda justru terlihat dari Ferdy Sambo yang hanya gunakan borgol plastik.
"Beda perlakuannya yah yg ini diborgol pake yg beneran, kubu yg dalang utamanya ga dipakein borgol besi," tulis salah satu netizen.
Sekedar informasi, kerap digunakan untuk melumpuhkan para penyerang atau pemberontak, borgol plastik itu pun dikenal sebagai “borgol antipemberontakan” atau counterinsurgency handcuffs.
Berita Terkait
-
Catat, Kejaksaan Janjikan Tidak Ada Perlakuan Khusus untuk Ferdy Sambo dan Tersangka Lainnya
-
Perlakukan Berbeda yang Didapat Bharada E dan Ferdy Sambo di Gedung Kejaksaan, Publik: Dalangnya Gak Pake Borgol Besi
-
Akhirnya Ditunjukkan di Depan Publik, Kuat Ma'ruf Tak Kuat Hadapi Badai Cacian: Sopir Belagu!
-
Kejaksaan Pastikan Tidak Ada Perlakuan Khusus untuk Kasus Ferdy Sambo
-
Bharada E akan Bongkar Peran Ferdi Sambo di Persidangan, Asa Bebas dari Hukuman Diungkap Tim Kuasa Hukum
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
Terkini
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi