SuaraBekaci.id - Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan Rizky Billar kepada Lesti Kejora masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Billar saat ini tinggal menunggu panggilan dari pihak kepolisian terkait kasus yang dilaporkan istrinya tersebut.
Tidak hanya akan menghadapi ancaman masuk bui jika terbukti ia melakukan KDRT kepada Lesti. Rizky saat ini juga dihadapkan situasi pahit dari sisi ekonomi.
Rizky Billar terbaru resmi dipecat sebagai host salah satu acara dangdut di televisi swasta. Hal itu disampaikan host lain di acara tersebut seperti Ruben Onsu.
"Dengan ini kami umumkan mulai malam hari ini, Rizky Billar tidak lagi menjadi host Dangdut Academy," ucap Irfan Hakim pada video yang dibagikan akun gosip di Instagram.
"Baru ini manusia dipecat live dari stasiun tv," tulis salah satu netizen mengomentari video tersebut.
Selain dipecat pada acara live tersebut, Rizky Billar juga diboikot untuk tidak bisa tampil di acara televisi dan radio.
Hal ini disampaikan oleh pihak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Pihak KPI meminta agar stasiun televisi tidak lagi menayangkan wajah Rizky Billar.
Hal ini dilakukan sebagai edukasi kepada masyarakat agar tidak memberikan dukungan kepada pelaku KDRT, meskipun ia menyandang sebagai sosok figur publik.
Tak berhenti di situ, Rizky Billar juga ditinggal para fan. Salah satu unggahan akun gosip di Instagram memperlihatkan seorang fan yang membuang foto dan berhenti mengikuti sosial media Rizky Billar.
Baca Juga: Sepupu Rizki Billar, Ade Eril Manurung, Kaget Gaya Hidup Mewahnya
Sementara itu Billar juga kehilangan banyak subscriber di kanal Yotube miliknya @Rizky Billar. Kanal Youtube ini terakhir uploada video 8 hari lalu.
Mengutip dari data socialblade.com, semenjak kasus dugaan KDRT mencuat, ia kehilangan ribuan pengikut di kanal Youtube tersebut.
Per hari semenjak viral kasus dugaan KDRT, Billar kehilangan 660 pengikut di kanal Youtube miliknya itu. Selama sepekan terakhir, Billar tercatat kehilangan hampir 4,6 ribu pengikut.
CCTV Rumah Rizky Billar dan Lesti Diperiksa
Penyidik kepolisian segera memeriksa rekaman CCTV di rumah Lestiani alias Lesti Kejora dan Muhammad Rizky alias Rizky Billar terkait penanganan dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh Rizky terhadap Lesti.
"Penyidik juga sudah telah mengamankan barang bukti lain yang bisa mendukung, antara lain CCTV yang ada di rumah tersebut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan.
Berita Terkait
-
Sepupu Rizki Billar, Ade Eril Manurung, Kaget Gaya Hidup Mewahnya
-
Kelar Sudah Rizki Billar Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan sudah menemukan CCTV yang merekam dugaan tindakan KDRT.
-
Rizky Billar & Lesti Kejora Masih Ngontrak di Rumah Mewah?
-
Rizky Billar Tidak Bersyukur, Rp2 Miliar Per Bulan dan Memiliki Istri Lesti Kejora
-
Ruben Onsu Mengaku Sempat Mengirimkan Pesan ke Lesti Kejora Sebelum Kasus Soal KDRT Rizky Billar Mencuat
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Kepergok Istri Sah di Rumah Sakit, Kedok Hakim Nikah Siri Akhirnya Terbongkar
-
Siswa 3 SD Terdampak Tol Japek Selatan Bakal Pindah ke Gedung Baru, Ini Lokasinya
-
BRI Manfaatkan Momentum MotoGP Mandalika 2026 untuk Dorong Ekonomi Lokal dan Sport Tourism
-
Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18 Diciduk Polisi
-
BRI Pertahankan Posisi Teratas, Nilai Merek Indonesia Capai USD6,9 Miliar