SuaraBekaci.id - Puan Maharani dengan kapasitasnya sebagai ketua DPR RI mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Mahasina Darul Qur'an wal Hadits yang berada di Kota Bekasi, Jawa Barat.
Puan memberikan apresiasi pada ponpes atas program pendidikan yang memuat penanaman akhlak berbasis Quran-Hadis dan kearifan lokal.
“Lebih menggembirakan lagi, di pesantren ini ada pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan,” ujar Puan mengutip dari Antara.
Ponpes asuhan KH Abu Bakar Rahziz dan Nyai Hj Badriyah Fayumi itu memiliki Program “Pendidikan Terintegrasi Kader Ulama Berakhlak Qurani dan Berwawasan Kebangsaan”.
Program pendidikan yang dibuka sejak tahun 2016 itu dilakukan dengan 6 hal, yakni penanaman akhlak atau character building yang berbasis Quran-Hadis dan kearifan lokal, Tahfizhul Quran, Tahfizhul dan Fahmul Hadis, bahasa Arab, bahasa Inggris, dan kepemimpinan.
Puan pun memuji ponpes yang memberikan fasilitas pendidikan untuk semua santri yang memiliki latar belakang beragam, tanpa diskriminasi.
Sementara itu, Sekretaris Umum (Sekum) Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) pun mengapresiasi kunjungan Puan ke ponpes tersebut. Gus Falah mengungkapkan, Ponpes Mahasina Darul Qur'an wal Hadits memiliki peranan penting dalam membumikan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
“Pendidikan karakter dan kebangsaan di pesantren ini sangat kuat, dan bisa ‘mencetak’ kader-kader santri yang meneruskan kepemimpinan bangsa,” ujar Gus Falah.
Peran strategis ponpes ini dalam membumikan nilai-nilai kebangsaan juga tampak dari kiprah dua pengasuhnya, yakni KH Abu Bakar Rahziz dan Nyai Hj Badriyah Fayumi.
Baca Juga: Dukung Puan Maharani Jadi Capres, Seknas Puan Maharani akan Deklarasi di 13 Provinsi
Gus Falah mengungkapkan, KH Abu Bakar Rahziz adalah tokoh ulama yang getol membumikan Islam Wasathiyah. Hal itu menjadikan Sang Kiai dipercaya sebagai Direktur Pendidikan Kader Ulama (PKU) oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi.
Berita Terkait
-
Dukung Puan Maharani Jadi Capres, Seknas Puan Maharani akan Deklarasi di 13 Provinsi
-
Koalisi Gerindra-PKB Makin Mesra, Muhaimin Beri Bocoran Bakal Temui Puan Maharani
-
Menakar Kekuatan dan Kelemahan Ganjar Pranowo dan Puan Maharani Melaju di Pilpres 2024
-
Bikin Megawati Kaget, Dewan Kolonel Muncul untuk Dukung Puan Maharani di Pilpres 2024
-
Puan Maharani Diteriaki 'Presiden' oleh Emak-emak Meski Elektabilitas Anjlok, Cuma Jawab: Alhamdulillah
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
Terkini
-
Misteri Kematian Pensiunan PNS Bekasi: Ditemukan Telungkup, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Proyek Bangunan di TB Simatupang Sepi Usai Empat Pekerja Tewas
-
111 Kali Gempa Guncang Jawa Barat Sepanjang Maret 2026, Ini Penjelasan BMKG
-
Ini Motif Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi
-
Kronologi Sadis Penyiraman Air Keras di Tambun: Otak Pelaku Bayar Eksekutor Rp9 Juta