SuaraBekaci.id - Seto Mulyadi dan pihak Komnas Perempuan diminta publik untuk bersuara terkait kondisi narapidana perempuan yang kembali jalani masa tahanan di penjara pasca melahirkan.
Seorang napi perempuan di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur harus kembali masuk bui dan jalani masa tahanan usai melakukan proses persalinan anak kelimanya.
Napi perempuan dengan inisial AV (37) itu baru saja melahirkan bayi jenis kelamin laki-laki dengan berat 3 kilogram.
AV sendiri masuk penjara karena kasu penipuan jual beli ratusan karton minyak goreng. Ia kemudian divonis penjara selama 12 bulan.
AV sudah menjalani masa tahanan sejak 27 Juli 2022. Pada Senin 20 September lalu, AV dilarikan ke puskesmas terdekat untuk proses kelahiran.
Menurut Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Perempuan Surabaya di Porong Siti Viona Aidilla, AV harus kembali masuk bui dan jalani sisa masa tahanannya.
Kondisi AV ini membuat publik kemudian meminta Seto Mulyadi dan Komnas Perempuan untuk angkat bicara.
Sejumlah netizen memberikan komentar pedas yang ditujukan kepada Kak Seto dan Komnas Perempuan terkait nasib AV sebagai napi perempuan.
Publik kembali menyindiri sikap Kak Seto dan Komnas Perempuan pada kasus istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Baca Juga: Susi Soroti Napi Perempuan Kembali Jalani Masa Tahanan Usai Persalinan, Netizen Singgung Kak Seto
"Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia #dongeng," tulis salah satu netizen di unggahan akun Instagram @undercover.id
"Bukan keluarga sambo,jadi bukan urusan kakak ya xixix #setosahabats," timpal akun lainnya. "#kaksetosahabatsambo," tambah akun lainnya.
"Kakek seto mana? Lembaga lembaga yang koar koar alasan kemanusiaan demi pc kemaren mana?"
"@komnasperempuan @komnas.ham pada diem aja ini," sambung akun lainnya.
Berita Terkait
-
Susi Soroti Napi Perempuan Kembali Jalani Masa Tahanan Usai Persalinan, Netizen Singgung Kak Seto
-
Napi Perempuan di Porong Tetap Masuk Penjara Pasca Melahirkan, Warganet : Putri Cendrawati Malu Liat Ini
-
Putri Candrawathi Tak Ditahan karena Asuh Balita, di LPP Jogja justru Banyak Napi Perempuan Bawa Bayi ke Sel Tahanan
-
Dengan Siaran Radio, Lapas di Colorado Bantu Rehabilitasi Napi Perempuan
-
Napi Perempuan di Bali Nekat Tenggak Detergen, Padahal Setiap Hari Terlihat Ceria
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah
-
Tembok Sekolah di Jakarta Selatan Roboh, Bagaimana Nasib Siswa?
-
Hillary Brigitta Lasut Semprot Amien Rais: Serangan ke Teddy Bukan Kritik, Tapi Fitnah
-
KAI Buka Layanan Klaim Pengobatan Korban Insiden Bekasi Timur: Ini Syarat dan Caranya