SuaraBekaci.id - Media lokal Vietnam memberikan kritik pedas terkait penggunaan Stadion Pakansari untuk dijadikan tempat pertandingan FIFA Match Day antara Timnas Indonesia vs Curaco.
"Federasi sepak bola Indonesia gunakan lapangan terdegradasi untuk menyambut pertandingan melawan tim dengan peringkat ke-84 di FIFA," tulis pernyataan media Thethao247
Dari paparan yang disampaikan media lokal tersebut, disebutkan bahwa PSSI tiba-tiba mengubah lokasi pertandingan persahabatan antara Timnas Indonesia vs Curacao.
"Awalnya pertandingan kedua tim dijadwalkan digelar di Stadion Internasional Jakarta. Namun, karena mahalnya biaya sewa stadion, PSSI memutuskan untuk pindah tempat," tambah media lokal tersebut.
Menurut media lokal itu, Stadion Pakansari dianggap sebagai tempat pertandingan yang tidak layak.
"Semuanya tidak akan layak jika kualitas tempat pertandingan itu berlangsung. Hal itu juga membuat banyak pertanyaan dari publik sepak bola Indonesia,"
"Alasan terakhir yang diberikan PSSI adalah karena harga sewa stadion (JIS) ini terlalu tinggi, Federasi sepak bola Indonesia seolah tidak mampu membayar,"
Penunjukan Stadion Pakansari untuk menjadi tempat laga Timnas Indonesia vs Curacao memang jadi sorotan publik.
Stadion Pakansari misalnya tergenang air saat melangsung pertandingan Liga 1 antara Rans Nusantara vs Persik, Sabtu 10 September 2022.
Baca Juga: Pemain Persib Berkembang di Timnas Indonesia, Luis Milla Akui Kehebatan Shin Tae-yong
Hujan deras yang mengguyur Bogor membuat sejumlah titik di lapangan tergenang air. Kondisi ini pun membuat netizen ramai membicarakan soal drainase lapangan di Pakansari.
Mayoritas warganet pun meminta PSSI untuk sadar diri dan melihat kondisi Stadion Pakansari yang tergenang air saat diguyur hujan.
Bahkan ada netizen yang menyindir PSSI soal harga sewa Stadion Pakansari. Mereka menyebut PSSI memilih Pakansari karena harga sewa yang lebih murah.
Sebelumnya, Berdasarkan hasil inspeksi tim Infrastructure Safety and Security PSSI, Stadion JIS memang belum memenuhi kelayakan 100% infrastruktur (area drop off tim, sirkulasi aktivitas terkait pertandingan di outer perimeter menumpuk di barat utara).
Bahkan concourse timur belum dapat digunakan, perimeter tribune perlu pengkajian ulang, pagar perimeter di bawah concourse barat tidak kokoh) dan sarana prasarana pendukung (kantung parkir, transportasi umum, dan jalan akses menuju stadion belum sesuai standar).
Dengan alasan itu lah PSSI pun belum berani menyelenggarakan laga timnas Indonesia di stadion berkapasitas 82 ribu penonton itu. Sedianya JIS akan menjadi tempat laga kedua uji coba Indonesia melawan Curacao pada 27 September 2022.
Tag
Berita Terkait
-
Pemain Persib Berkembang di Timnas Indonesia, Luis Milla Akui Kehebatan Shin Tae-yong
-
Luis Milla Apresiasi Capaian Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia
-
Target Tinggi Elkan Baggott: Bawa Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2022 dan Tembus Fase Gugur Piala Asia 2023
-
Timnas Indonesia Lolos ke Putaran Final Piala Asia U-20 2023, Luis Milla: Selamat Kepada Shin Tae-yong
-
Dicibir karena Masuk Skuad Timnas Indonesia, Ini 3 Kelebihan M Rafli yang Tak Banyak Orang Tahu
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan