SuaraBekaci.id - Bisnis properti di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi kembali menunjukkan pertumbuhan positif menandai pemulihan ekonomi terus meningkat usai dihantam pandemi COVID-19.
Salah satu pengembang Lilies Surjono mengaku bisnis hunian vertikal terus menunjukkan performa baik. Pertumbuhan bisnis menunjukkan angka positif sehingga efek berkelanjutan dari pandemi COVID-19 yang sempat melanda semakin pulih.
"Boleh dibilang kini bisnis hunian vertikal semakin semarak. Ini tentu menunjukkan pertumbuhan positif bagi industri properti khususnya di Cikarang atau yang kami sebut sebagai koridor timur Jakarta ini," kata Chief Marketing Officer Meikarta itu, di Cikarang, Minggu (4/9/2022).
Dia mengatakan salah satu indikator pulihnya industri properti yakni dengan banyaknya hunian yang telah diserahterimakan. Dalam dua bulan terakhir pihaknya telah melakukan serah terima sejumlah unit dari empat menara sekaligus.
"Menyusul serah terima tower (menara) ke- 9 dan 10 pada bulan lalu, kami kembali melakukan serah terima perdana yaitu Timberlake Tower. Ini merupakan tower yang ke-11 dan 12 yang diserahterimakan ke pemilik unit. Kehadiran para pemilik Timberlake Tower ini bakal membuat kehidupan Kota Meikarta semakin semarak," ucap dia.
Menurut dia peningkatan peminat hunian vertikal tidak lepas dari sejumlah fasilitas pendukung yang ditawarkan. Setiap kompleks hunian biasanya dibangun dengan beragam fasilitas lain semisal lapangan parkir yang representatif, tempat bermain anak, serta kawasan perniagaan yang dibangun terpadu.
"Konsumen dapat menikmati suasana di sekitar unit apartemen yang telah diserahterimakan. Karena sudah selesai semua infrastruktur serta komersial area Distrik 1 juga sudah banyak tenant untuk kebutuhan sehari-hari, seperti berbagai macam restoran, supermarket, laundry, salon, bioskop, coffee shop, tempat bermain anak, semua lengkap tersedia, sehingga bisa langsung dapat menikmati hasil investasi mereka," katanya.
Selain itu lokasi hunian vertikal lebih strategis dibanding rumah tapak yang biasanya berada di kawasan pinggiran. Lilies mengaku, pihaknya telah berhasil menjual ribuan unit hunian vertikal di kawasan Meikarta.
Dengan penyerahan itu, lanjut Lilies, pihaknya telah menggenapi sedikitnya 1.700 unit yang telah diserahterimakan pada konsumen. Jumlah ini akan terus berlanjut sesuai progres manajemen. "Serah terima terus kami lakukan sesuai komitmen manajemen menyajikan hunian yang representatif," ucap dia. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Tunjuk Airlangga Jadi Ketua Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Wakilnya Purbaya
-
Borong Gelar Pemain Muda Terbaik, Dony Tri Pamungkas Kian Termotivasi
-
Politikus PSI Sebut Gubernur DKI Lembek, Tawuran Tak Kunjung Tuntas
-
Heboh Ultah Komu! Saat 41 Ribu Orang Rela Antre Demi Lihat Gorila Pemetik Kelapa di Ragunan
-
Borneo FC dan Persija Jakarta Menang di Pekan ke-28, Bojan Hodak Tanggapi Santai
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Sekolah Rakyat Asah Bakat Siswa Miskin Lewat Taekwondo dan Seni Tari
-
Pemilik Rekening Buat Transaksi Narkoba Erwin-The Doctor Ditangkap
-
Satu Keluarga Tewas dalam Kebakaran, Polisi Selidiki Dugaan Sepeda Listrik yang Sedang Isi Daya
-
Gunung Sampah 20.000 Ton di Bekasi Akhirnya Diangkut, 18 Truk Dikerahkan!
-
Hati-hati! Tabung Gas Oplosan Beredar di Jabodetabek, 10 Orang Jadi Tersangka