SuaraBekaci.id - Baru-baru ini beredar video yang memperlihatkan aksi kekerasan fisik oleh petugas Satpol PP di Kota Padang, Sumatera Barat kepada seorang wanita.
Korban ternyata menerima kekerasan fisik tersebut karena merekam keseluruhan proses penertiban pedagang kaki lima di Pantai Purus.
Dilihat SuaraBekaci.id di akun Instagram milik korban, @inisarahazmi, ia terlihat pertama kali memviralkan kejadian ini pada 18 Agustus 2022 lalu. SuaraBekaci.id telah mendapat izin untuk mengutip kronologi yang dituliskannya di kolom caption.
Kronologi Kejadian
"Inikah kemerdekaan yang tuan cita-citakan?" sindir @inisarahazmi, seperti dikutip pada Senin (29/8/2022). Ia mengaku sedang melewati kawasan Pantai Purus dan melihat Satpol PP telah terlibat percekcokan kala menertibkan pedagang kaki lima di sana.
Korban lantas berhenti dan memutuskan untuk mendokumentasikan peristiwa tersebut. "Kemudian 3 orang anggota Sat PP menghampiri saya dan mengatakan tidak boleh mengambil dokumentasi selain jurnalis," tuturnya.
Namun korban tidak gentar, apalagi karena Satpol PP yang bertugas tak bisa menunjukkan regulasi yang membatasi hanya jurnalis yang boleh mendokumentasikan proses penertiban pedagang tersebut.
"Saya tetap kekeuh untuk terus merekam adegan penertiban, sebab tidak ada pelanggaran yang saya lakukan," tegas @inisarahazmi.
Terjadinya Kekerasan Fisik
Baca Juga: Jangan Ditiru! Viral Penonton Bioskop Angkat Kaki ke Bangku, Warganet: Nggak Sopan
Namun bukannya mereda, proses penertiban PKL malah berlangsung dengan lebih mencekam. Sebab ketika korban hendak kembali ke sepeda motornya, ia malah menyaksikan beberapa petugas Satpol PP yang berani melakukan kekerasan fisik terhadap para pedagang.
"Pukul 17.59 WIB, sudah terjadi kontak fisik yang dilakukan aparat Satpol PP kepada pedagang, kemudian saya ikut berlari ke depan merekam lagi kejadian," ungkapnya.
Keputusan ini rupanya membuat korban menjadi sasaran amukan Satpol PP. "Saya mendapat perlakuan tak manusiawi serta sangat kasar dari Sat PP perempuan yang menanyakan posisi saya sebagai siapa sebab merekam," terangnya.
"Saya cukup kooperatif, menjelaskan bahwa siapa saja boleh merekam. Alih-alih tak terima melakukan kontak fisik," imbuhnya.
Dalam video yang beredar memang terlihat seberapa dekat jarak korban dengan gerombolan Satpol PP dan pedagang yang ditertibkan. Beberapa anggota Satpol PP juga sempat terlibat cekcok, baik dengan warga sipil yang berniat membantu maupun para pedagang.
Hingga korban tampak didatangi seorang petugas Satpol PP wanita. Tampak jelas raut emosional petugas itu, hingga rekaman tidak terlihat jelas karena korban dan aparat terlibat konfrontasi fisik.
Berita Terkait
-
Video Viral di Tiktok, Ibu Muda Ini Ajarkan Anak Minta Maaf Tanpa Lakukan Kekerasan Banjir Pujian Netizen
-
Viral Seorang Warga Di Kebayoran Baru Dikeroyok Gegara Tegur Pelaku Pakai Knalpot Bising
-
Viral! Video Balita Disuruh Orang Dewasa Joget Tak Senonoh ala ABG Citayam Fashion Week, Publik Geram
-
Terpopuler: Viral Diduga Anak Berkebutuhan Khusus Antre Isi Bensin, Pria Dikeroyok karena Tegur Tetangga
-
Viral Video Lawas Ferdy Sambo Saat Masih Jadi Kadiv Propam, Publik Soroti Pistol Besar yang Digunakan
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
BRI Pertahankan Posisi Teratas, Nilai Merek Indonesia Capai USD6,9 Miliar
-
Obat Herbal Racikan Abal-abal 4 Pemuda Ini Ancam Nyawa Konsumen
-
BRI Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru untuk Perkuat Solusi Investasi Nasabah
-
Kronologi Ibu di Pondok Pinang Ditarik hingga Pakaian Dalam Putus
-
Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Ternyata Jadi Sarang Judi Online, 11 Orang Diseret