SuaraBekaci.id - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dengan tegas akan memberantas judi online atau konvensional dan narkoba di seluruh Indonesia.
Hal tersebut mendapatkan sorotan dari Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi. Dirinya sangat mendukung langkah yang akan dilakukan Kapolri.
"Patut kita dukung langkah Kapolri, jangan sampai aparat penegak hukum terlibat serta melindungi para pelaku bandar judi dan narkoba hanya demi meraup keuntungan tanpa memikirkan nasib masa depan generasi bangsa," kata Andi Rio.
Andi Rio meminta Kapolri dapat memberikan sanksi berat terhadap anggota Polri yang terlibat dalam bisnis judi dan narkoba.
"Jangan sampai peredarannya makin marak dan makin sulit diberantas," ujarnya.
Menurut dia, perlu diberikan efek jera kepada para pelaku atau aparat yang terlibat karena jangan sampai citra institusi Polri makin turun karena adanya oknum yang terlibat.
"Sanksi tegas perlu diberikan kepada anggota Polri yang terlibat seperti kasus terakhir yang terjadi pada Kasat Narkoba Polres Karawang," katanya.
Andi Rio menjelaskan bahwa peredaran narkoba serta judi online dan di darat makin merajalela di tengah masyarakat.
Ia mengemukakan bahwa perkembangan teknologi membuat para pelaku judi online dan narkoba menjadi sebuah "pintu masuk" memudahkan bisnis haram tersebut.
Baca Juga: Wapres Dukung Kapolri Berantas Judi Online, Bandar di Berbagai Negara Ekor di Indonesia
"Kepolisian harus mencegah dan memberantas dengan melakukan kerja sama lintas sektor agar lebih cepat dan mudah mengungkap serta menangkap para pelaku," katanya.
Dikatakan pula oleh Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI itu bahwa perintah Kapolri harus dijalankan jajarannya hingga tingkat bawah sehingga jangan sampai perintah tersebut hanya didengar dan "angin lalu" bagi jajarannya.
Wakil rakyat ini mengatakan bahwa kerja sama lintas sektor dengan para pemangku kepentingan harus utamakan dan membangun koordinasi serta komunikasi yang baik agar mempermudah dalam melakukan pemberantasan. [Antara]
Berita Terkait
-
Wapres Dukung Kapolri Berantas Judi Online, Bandar di Berbagai Negara Ekor di Indonesia
-
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Kapolsek dan PJU Polres Purwakarta di Test Urine
-
Antisipasi Peredaran Narkoba di Desa, Polres Purwakarta Sosialisasi P4GN
-
Leader Operator Judi Online Cemara Asri Jadi Tersangka dan Ditahan
-
Kominfo Putus Akses Setengah Juta Lebih Konten Judi Online
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Tragedi Maut Arak-arakan Sisingaan di Bekasi: 3 Kru Meninggal Tersengat Listrik
-
Kronologi Lengkap Pembunuhan WNA Korea di Bekasi: Disewa Rp139 Juta
-
Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional, Satu Orang Ditangkap?
-
Mantan Caleg DPRD Bekasi Otak Pembunuhan WNA Korea
-
Uang Umrah Rp12 Miliar Raib, Dirut Hanania Group Resmi Ditahan