Andi Ahmad S
Senin, 08 Agustus 2022 | 10:59 WIB
Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi saat di Mako Brimob [Antara]

SuaraBekaci.id - Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Chandrawati langsung datangi Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, untuk menjenguk suaminya yang saat ini sedang ditahan.

Penampakan Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Chandrawati itu mendapatkan sorotan dari berbagai pihak. Terlihat dirinya turut didampingi pengacara.

Tak banyak yang disampaikan istri jenderal bintang dua itu. Yang jelas ia menegaskan sangat mencintai sang suami (Irjen Ferdy Sambo).

"Saya Putri bersama anak-anak. Saya mempercayai dan tulus mencintai suami saya," katanya sambil menahan tangis, mengutip dari DepokToday -jaringan Suara.com, Senin (8/8/2022).

Ia pun meminta doa dan dukungan atas masalah yang dihadapi keluarganya saat ini.

"Saya mohon doa biar kami sekeluarga dapat menjalani masa yang sulit ini," tuturnya.

Putri pun mengaku telah ikhlas dan telah memaafkan perbuatan yang menimpa dirinya dan keluarga.

"Saya ikhlas memaafkan segala perbuatan yang kami dan keluarga alami," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo membantah adanya penangkapan atau penahanan terhadap Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Baca Juga: Hotman Paris Ingatkan Bharada E Berkata Jujur: Masa Depanmu Masih Panjang Adikku ...

Menurut dia, Irjen Ferdy Sambo dibawa ke Mako Brimob guna pemeriksaan terkait adanya dugaan pelanggaran kode etik penanganan tempat kejadian perkara tewasnya Brigadir J.

"(Penempatan khusus) dalam konteks pemeriksaan. Jadi, tidak benar ada itu (penangkapan dan penahanan)," kata Dedi.

Lebih lanjut Dedi menegaskan, belum ada penetapan tersangka terhadap Irjen Ferdy Sambo.

Ia juga menjelaskan, bahwa pemeriksaan terhadap mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri tersebut dilakukan oleh oleh Inspektorat Khusus (Irsus) Polri, bukan Tim Khusus (Timsus) Polri.

Dedi mengungkapkan, ada dua tim yang bekerja dalam mengungkap tindak pidana terkait tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, yakni Timsus secara pro justitia untuk pembuktian tidak pidana, dan Irsus untuk pelanggaran etiknya.

"Seperti yang sudah disampaikan Kapolri kemarin malam bahwa inspektorat khusus sudah melakukan pemeriksaan kepada 25 orang," ucap jenderal bintang dua itu.

Load More