SuaraBekaci.id - Plt Kota Bekasi Tri Adhianto berharap batik kota Bekasi bisa menjadi salah satu warisan budaya leluhur yang wajib untuk terus dilestarikan.
Hal itu disampaikan Tri Adhianto saat datang di ajang lomba desain bermotif Batik Bekasi yang digelar perangkat daerah setempat di Gedung Creative Center Kecamatan Bekasi Timur.
Menurut pria yang akrab disapa Mas Tri itu, warisan budaya leluhur ini penting untuk dilestarikan sekaligus dikembangkan sebagai salah satu bentuk perwujudan visi daerah yang cerdas dan kreatif.
Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk terus membangun wilayah melalui program-program kreatif seperti ini dengan melibatkan seluruh elemen lapisan masyarakat.
Dia meyakini pengembangan batik khas daerah akan mampu membuat perekonomian Kota Bekasi terus tumbuh dan tangguh hingga dikenal sampai ke mancanegara.
Seperti halnya kesenian tari ronggeng yang tadinya dinilai memiliki perspektif negatif namun kini menjelma menjadi sebuah prestasi seni yang patut dibanggakan karena telah diterima secara luas.
"Tarian ronggeng kini telah beken dan diterima hingga di kancah nasional sebagai peninggalan seni dan budaya khas Bekasi," ucapnya.
"Kami akan berupaya maksimal membantu pemasaran Batik Bekasi sebagai produk warisan dalam negeri yang siap bersaing di pasar dunia," tambah Tri.
Sementara itu, Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bekasi Deded Kusmayadi sebagai ketua pelaksana mengatakan ajang lomba bertemakan "Semangat Berbatik Kota Bekasi Semakin Menarik Semakin Keren itu diharapkan mampu menghasilkan desain batik bermutu tinggi.
Baca Juga: Roy Suryo Masih Kenakan Kemeja Batik dan Penyangga Leher Saat Dibawa ke Ruang Tahanan
"Tentu ini menjadi salah satu momentum mengenalkan batik khas Bekasi secara luas sekaligus pengembangan ekonomi kreatif masyarakat setelah terdampak pandemi COVID-19," katanya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Ratusan Hektare Lahan di Subang dan Bekasi Berubah Jadi Laut
-
Jangan Sampai Terlewat, Pemkab Bekasi Gelar Diskon Produk UMKM di 36 Gerai Mitra
-
Pengemudi Mobil Plat RFH yang Tabrak Polisi di Tol Pancoran Ditangkap di Bintara Bekasi
-
Profil Pipit Haryanti, Kades Bekasi Diduga Maling Uang Rakyat usai Dapat Penghargaan Anti Korupsi
-
Profil Pipit Heriyanti, Kades di Bekasi Peraih Penghargaan KPK Kini Jadi Tersangka Korupsi
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Irfan Hakim Sebut Jumlah Hewan Kurban Tahun Ini Meningkat
-
Idul Adha Jadi 'Tambang Emas' bagi Perajin Golok Bandung
-
Panik Akan Disembelih, Sapi Kurban Masuk Gorong-gorong
-
Cek Fakta: Foto Viral Pocong di Bekasi Dipastikan Rekayasa Digital, Polisi Ungkap Pembuatnya
-
Diduga Serangan Jantung, Calon Haji Asal Karawang Meninggal Dunia di Makkah