SuaraBekaci.id - Sejujmlah warga Kampung Tangkolo, Ciceuri, dan Saleman di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, mengalami menceret dan muntah-muntah sepulang dari acara syukuran.
Dari informasi, puluhan warga itu menyantap nasi kotak dalam kegiatan syukuran tersebut.
Kepala Puskesmas Ciracap Nana Resna Rahayu mengatakan sebagian warga saat ini sudah ditangani tim medis Puskesmas Ciracap. Tercatat pada Jumat (29/7/2022), lima orang ditangani Puskesmas Ciracap dan enam orang dirawat di klinik swasta.
"Mereka pada pukul 16.00 WIB (Kamis, 28 Juli 2022) makan nasi kotak. Ada juga yang (makannya) sebelum Magrib dan sesudah Magrib," kata Nana.
Selain 11 warga yang sudah ditangani, laporan terbaru menyebut kurang lebih 20 orang mengeluhkan hal sama yakni menceret, muntah, dan ditambah mual. nasi kotak tersebut diketahui berisi nasi, mie pakai kecap, ayam goreng, dan sangrai kelapa.
"Kami akan turun ke lokasi di Desa Purwasedar karena masih ada yang mual, menceret, dan muntah. Sekitar 20 orang, anak-anak dan dewasa," kata dokter Puskesmas Ciracap, Emy Yulianti.
Identitas korban sampai kini masih dalam pendataan.
Berita Terkait
-
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih
-
Muntah Apakah Membatalkan Puasa? Hukum Disengaja dan Tidak Ternyata Berbeda
-
Legislator Minta Polri Agar Usut Pengancaman Terhadap Ibu Almarhum Nizam Syafei
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli
-
Begini Kisah Heroik Tragedi Berdarah Sasak Kapuk, Ubah Bekasi Jadi Lautan Api
-
Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia
-
Rela Datang Jam 5 Pagi dari Bekasi, Demi Kaos Gratis HUT RI di Monas
-
BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan