SuaraBekaci.id - Jusuf Hamka ungkap sikap toleransi umat Islam adalah salah satu point dirinya masuk Islam.
Jusuf Hamka atau yang biasa disapa baba Alun adalah salah satu bos perusahaan jalan tol PT Citra Marga Nusaphala Persada.
Pengusaha keturunan asal Tionghoa ini pun baru baru ini mengungkapkan alasan dirinya sampai akhirnya memutuskan menjadi Mualaf.
Pria yang lahir di Sawah Besar, Jakarta Pusat pada 5 Desember 1957 ini bercerita bahwa salah satu faktor yang membuatnya tersentuh akan keindahan Islam hingga memutuskan memeluk agama yang dibawa Rasulullah tersebut ialah saat dirinya meminta suara adzan dikecilkan.
"Pernah satu hari depan rumah rumah kan masjid, ibu saya waktu itu sakit nyaris stroke. Pas di depan rumah saya speaker toanya ke rumah kami," kata Jusuf Hamka.
Lebih lanjut dirinya lantas menemui pengurus masjid agar bersedia mengecilkan suara adzan.
"Saya bilang pak kiai, saya manggilnya selalu pak kiai, pokoknya pengurus masjid saya anggap kiai, dulu dulu orang berpeci saya anggap kiai pokoknya, Pak kiai, ibu saya sakit, ibu saya kadangkala suka ke bangun-bangun malam-malam kalau mendengar suara adzan. Boleh enggak bantu saya tolong deh tiga hari dikecilin sampai ibu saya sembuh, atau nanti kami cari tempat saudaranya kami pindahin," kata Jusuf Hamka.
Pemilik nama asli Alun Joseph tersebut lalu mengungkapkan kekaguman yang tak disangkanya atas reaksi sang pengurus masjid.
"Alun, kamu nggak usah khawatir, katanya kita enggak pakai speaker luar, speaker dalam aja. Kamu minta tiga hari saya kasih seminggu. Akhirnya seminggu sampai ibu saya sembuh enggak jadi stroke," terangnya seperti dalam postingan akun media sosial Tiktok @centanggg.
Baca Juga: Bukan Jadi Pengusaha, Ternyata Ini Cita-cita Jusuf Hamka Dulu
Pengalamannya tentang toleransi beragama umat Islam itu yang menjadi salah satu faktor Jusuf Hamka memeluk agama Islam.
Nah di situ saya lihat toleransinya umat Islam luar biasa, ini salah satu yang bawa saya masuk Islam," ucap Jusuf Hamka.
Ia pun akhirnya benar benar memutuskan memeluk agama Islam pada 1981 silam.
Video postingan akun tersebut pun langsung viral dengan 4,9 juta penonton dan ribuan komentar di dalamnya.
Kontributor : Ririn Septiyani
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Asep Surya Atmaja: Calon Kepala Desa Jangan Main Politik Uang
-
Jual Sabu Modus Pakan Burung Terbongkar, Pengedar di Bekasi Tak Berkutik
-
Ciamis Siaga Darurat Kekeringan, Warga Bekasi Butuh Air Bersih
-
Bukan Cuma Data Kurang, Sekda Bekasi Akui Mental ASN Terguncang
-
Menerjang Ombak, Mantri Perempuan BRI Hadirkan Layanan Keuangan hingga Kepulauan Sulawesi Tengah