SuaraBekaci.id - Salah satu korban tewas pada peristiwa kecelakaan maut di Jalan Transyogi Cibubur-Cileungsi, Kota Bekasi pada Senin petang, 18 Juli 2022 berhasil diidentifikasi tim Dokter dari RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Satu jenazah bernama Ruslan (44). Keluarga korban yang diwakili oleh adik kandungnya mendatangi RS Polri pada Selasa pukul 15.00 WIB dengan membawa akte kelahiran dan ijazah sebagai syarat dokumen pembanding.
“Ingin membuktikan bener gak ada disini (RS Polri) atau dimana, ternyata bener sama mirip banget, “ kata adik kandung korban, Ahmad Riad (39).
Dikatakan Riad, pihak RS Polri menyarankan keluarga tidak perlu melihat keadaan jenazah walaupun terlihat kuat dan tegar karena khawatir mengganggu psikologis.
“Cuma saya bingung buat laporan ke ibu saya gimana ini soalnya ada penyakit jantung ngeri saya," ujar Riad.
Menurut Riad, korban sehari-hari bekerja sebagai kurir yang mengantarkan alat kedokteran gigi.
Riad mengaku telah memiliki firasat yang kurang baik terhadap almarhum kakaknya sebelum terjadi kecelakaan maut tersebut.
“Saya memiliki firasat sebelumnya ada kejadian burung kesayangan saya lepas karena saya juga tumben-tumbenan lupa menutup pintu sangkarnya, tapi tidak lama kemudian ketangkep lagi, “ ujar Riad.
Selain itu, Riad juga menceritakan bahwa sebelum kejadian almarhum mencium tangan ibunya sebelum berangkat kerja, hal yang tidak pernah sang kakak lakukan seperti biasanya.
Baca Juga: 2 Jenazah Terakhir Korban Kecelakaan Maut di Cibubur Teridentifikasi
“Itu yang membuat ibu saya heran dan berkata hati-hati di jalan,” tutur Riad.
Adik kandung korban juga menambahkan kakaknya adalah tipe pekerja keras untuk istri dan anak semata wayangnya.
“Almarhum memiliki 1 anak umur 10 tahun, tapi istrinya belum tahu kalau suaminya telah meninggal,” katanya.
Riad juga menambahkan bahwa almarhum dan istri tidak tinggal bersama karena istri dan anaknya berada di Kuningan, Jawa Barat.
“Kadang saya kasihan sama kakak saya sudah beristri tapi seperti bujangan karena di Jakarta tidak ada yang mengurus,” ujarnya.
Riad juga menjelaskan rencana almarhum akan dimakamkan di dekat makam keluarga.
“Rencana dekat dengan makam kakek di daerah Batusari,” ungkap Riad.
Ruslan merupakan korban ke-8 yang telah diidentifikasi dan dibawa pulang oleh pihak keluarganya, sehingga tersisa satu jenazah yang masih belum teridentifikasi. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
BRI Dukung Asta Cita dan Program 3 Juta Rumah, Target 60 Ribu Unit
-
98 Mal Jakarta Gelar Promo Spesial di Tahun Baru Imlek
-
Kabel Lampu Jalan Jadi Sasaran Komplotan Pencuri di Bekasi
-
Rahasia Pakar Kuliner: Kenapa Makanan Imlek Punya Simbol Damai dan Kekayaan?
-
Kenapa Anak Usaha Kementerian Keuangan Berani Suap Hakim? Ini Penjelasan KPK